Home / Berita / Nasional / Diganti oleh Setnov, Politisi Golkar: Apa Kesalahan Akom?

Diganti oleh Setnov, Politisi Golkar: Apa Kesalahan Akom?

MKD
Ketua DPR, Ade Komarudin. (beritaenam.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Sehari setelah Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Ahad (20/11/2016) lalu, DPP Partai Golkar mengganti posisi Ketua DPR RI Ade Komarudin (Akom) dengan Setnov.

Hal ini mendatangkan pertanyaan dari berbagai pihak. Diantaranya datang dari kader partai berlambang pohon beringin itu sendiri. Politisi muda Partai Golkar Ahmad Doli, mempertanyakan apa kesalahan Akom sehingga garus diganti oleh Setnov.

Doli mengatakan, dalam mekanisme internal Partai Golkar, terkait pergantian, penempatan, dan penetapan kader pada posisi lembaga tinggi negara seperti Ketua DPR RI, harus dikonsultasikan ke Dewan Pembina.

Menurutnya, Dewan Pembina dan Dewan Kehormatan sudah seharusnya mengambil sikap tegas soal ini.

“Pergantian pimpinan DPR tidak juga dengan serta merta mudah dilakukan. Benar memang ada kewenangan partai asal dari yang bersangkutan, namun posisi pimpinan DPR itu juga diatur undang-undang,” kata dia, seperti yang dilansir dari antaranews.com, Selasa (22/11/2016).

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso mengungkapkan, pergantian Akom dari posisinya sebagai Ketua DPR RI adalah wewenang penuh partai. Dia mengemukakan, seandainya ada penolakan maka akan ada sanksi tegas yang diberikan.

“Kalau tidak mau, berarti ada risiko atas pembangkangan terhadap partai,” tegasnya, seperti yang dilansir dari jawapos.com, Selasa (22/11/2016).

Diketahui, sehari sebelumnya Setnov telah melakukan pertemuan bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar No. 27, Jakarta Pusat, Minggu (20/11).

Seperti yang dilansir dari merdeka.com, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan, pertemuan tersebut membahas seputar situasi politik nasional dan status ke depan sebagai partai pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilkada DKI Jakarta.

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Menlu Oman Sebut Israel Salah Satu ‘Negara’ di Timur Tengah

Organization