Topic
Home / Berita / Nasional / Setelah Gelar Perkara Hari Ini, Polri Akan Memutuskan Apakah Ahok Menjadi Tersangka atau Tidak

Setelah Gelar Perkara Hari Ini, Polri Akan Memutuskan Apakah Ahok Menjadi Tersangka atau Tidak

Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto. (poskotanews.com)
Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto. (poskotanews.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Kepolisian melakukan gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama.

Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, setelah gelar perkara Bareskrim Polri akan memutuskan apakah Basuki Tjahaja Purnama cukup bukti untuk menjadi tersangka atau tidak.

Keputusan tersebut akan diambil setelah dilakukan serangkaian kegiatan gelar perkara untuk kemudian diadakan perumusan guna menentukan apakah perkara dianggap cukup bukti atau tidak.

“Kemudian melaksanakan perumusan, apakah nanti perkara dianggap cukup bukti sehingga dilaksanakan penyidikan atau bukan dianggap tindak pidana maka dianggap selesai,” ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016), dilansir republika.co.id.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan penyampaian hasil penyelidikan dari penyelidik, termasuk dengan bukti, kemudian terangkan atau putarkan videonya,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Ari, penyidik membacakan bagian penting dari hasil wawancara semua saksi. Ada sebanyak 40 orang saksi yang dimintai keterangan oleh penyidik, baik saksi fakta yang berada di lokasi kejadian maupun para saksi ahli yang didatangkan atas permintaan pelapor dan terlapor, serta dari penyidik sendiri.

“Pada hari ini tidak semua kita hadirkan, perwakilan saja yang dibacakan dari pihak pelapor ada enam, pihak terlapor enam, kemudian dari kita penyidik menghadirkan ada lima ahli,” katanya.

Seperti diketahui, dua orang saksi ahli dari pihak terlapor batal bersaksi pada hari ini. Saksi ahli yang sedianya hadir adalah Syekh Amr Wardani, seorang pakar tafsir dari Mesir dan Guru Besar Fakultas Ilmu Psikologi Universitas Indonesia Sarlito Wirawan Sarwono. Namun dipastikan kedua saksi ahli tersebut batal hadir. (baca: Dua Saksi Ahli Ahok Batal Bersaksi, Ternyata Ini Penyebabnya)

Syekh Amr Wardani sendiri batal hadir karena diperintahkan untuk segera meninggalkan Indonesia oleh Grand Syaikh Al Azhar, Prof Dr. Ahmad Thayyib karena diaanggap ikut mencampuri urusan dalam negeri Indonesia.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Ilmu Psikologi Universitas Indonesia Sarlito Wirawan Sarwono batal hadir dikarenakan meninggal dunia tadi malam. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Sepanjang Bulan Oktober, Masjid Al-Aqsha Dinista Sebanyak 125 Kali

Figure
Organization