Topic
Home / Berita / Daerah / Sebelum Kampanye Ahok Ajak Duel Satu Lawan Satu Warga yang Tolak Dirinya

Sebelum Kampanye Ahok Ajak Duel Satu Lawan Satu Warga yang Tolak Dirinya

dakwatuna-jakarta. Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta massa yang menolak kedatangannya selama masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 agar diproses secara hukum.

“Saya kira massa yang tolak-tolak itu sudah tidak benar. Harus segera diproses secara hukum,” kata Basuki di rumahnya, kawasan Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Kamis.

Dalam penolakan yang dilakukan oleh sejumlah massa, pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari itu mengakus eringkali melihat anak-anak kecil dan ibu-ibu.

“Saya sering lihat ada anak-anak kecil dan ibu-ibu yang digerakkan untuk ikut tolak-tolak itu. Saya kira yang seperti itu sudah tidak benar,” ujar Ahok.

Lebih lanjut, calon gubernur DKI Jakarta bernomor urut dua itu mengungkapkan pihaknya telah melaporkan sejumlah masalah penolakan tersebut kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

“Kami sudah laporkan penolakan-penolakan itu ke Panwaslu. Lagi pula, pihak kepolisian juga sudah punya foto-foto dan rekaman video, siapa saja yang rusuh-rusuh sudah ketahuan,” ungkap Ahok. dilansir republika.com

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sempat mendapat penolakan oleh warga saat akan meresmikan Pasar Kampung Duri, Jakarta Barat. Bukannya menenangkan, dia malah menantang balik mereka yang melakukan aksi tersebut.

Dalam sambutannya, Basuki atau akrab disapa Ahok ini menegaskan, dirinya tidak pernah takut kepada mereka. Terlebih sudah ada jajaran kepolisian yang melakukan pengamanan sebelum acara dimulai pada pukul 08.00 WIB.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, dirinya sudah diminta untuk tidak lagi melakukan peresmian. Mengingat ini bukan kali pertama aksi penolakannya dilakukan oleh warga. Namun, dia menegaskan, tidak akan gentar, bahkan menantang balik mereka yang mengaku warga itu.

Untuk diketahui, sekitar 300 meter dari lokasi peresmian pasar, ada sekelompok warga yang melakukan aksi demonstrasi. Mereka yang berkisar 20-30 orang ini membentangkan kertas karton yang sudah mereka tulisi dengan ucapan penolakan terhadap Ahok, misalnya ‘Ahok sumber konflik warga Jakarta’. Dilansir merdeka.com

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bahkan menantang duel satu lawan satu warga yang menolak dirinya.

“Emangnya kita takut gitu loh? Badan saya enggak kecil-kecil amat juga kalau satu lawan satu masih oke,” katanya di Pasar Kampung Duri, Jakarta Barat, Jumat (9/9).

Ia sebenarnya tidak suka adanya banyak polisi karena dianggap ribut dengan rakyat. “Banyak polisi nih, ada isu-isu Ahok datang mau ribut,” jelas Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menegaskan, tidak akan gentar, bahkan menantang balik mereka yang mengaku warga itu.

“Kalau ada orang lagi ngintai, bilangin, saya mau sikat kalian juga. Kurang ajar, ini gubernur ini. Kalau enggak suka gue ya jangan pilih gue,” ungkap Ahok.

Ahok mengatakan, rakyat boleh menilai bahwa jika dirinya terpilih menjadi orang nomor satu di Jakarta akan menyengsarakan rakyat.

“Tapi jangan bodoh juga, nanti benci sama gue pas buka kertas suara lu nusuk-nusuk gambar muka gue. Wah kepilih lagi deh gue jadi gubernur, lu sengsara lagi gue di sini lima tahun,” tutup Ahok. Dilansir tajukindonesia.com

Redaktur: Samuri Smart

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Asal Sulawesi Tenggara, hobi mencatat segala inspirasi

Lihat Juga

Keheningan Warnai Beberapa Jam Sebelum Pemilu Turki

Figure
Organization