Topic
Home / Berita / Rilis Pers / Pernyataan Sikap Pemuda PUI: Ahok Pengancam NKRI, Tegakan Hukum!

Pernyataan Sikap Pemuda PUI: Ahok Pengancam NKRI, Tegakan Hukum!

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Logo Pemuda PUI.
Logo Pemuda PUI.

dakwatuna.com – Kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merupakan provokasi terjadinya konflik. Tidak hanya soal QS. Al-Maidah ayat 51 saja. Sebagai gubernur DKI Jakarta yang mencerminkan masyarakat beradab dan toleran. Justru dirusak karakternya oleh gaya kepemimpinan Ahok. Selama ini, Jakarta dikenal sebagai wilayah aman dalam berkeagamaan. Kini terkenal sebagai wilayah intoleran. Sebab provokasi yang menistakan itulah gejolak sosial terus terjadi. Demonstrasi “membela Islam,” “membela Al-Quran,” terus menguat di berbagai daerah.

Sebagai organisasi kepemudaan Islam yang bertanggung jawab terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman dan damai, Pengurus Pusat Pemuda PUI memberikan pernyataan sikap, antara lain:

  1. Demi menjaga kedamaian kehidupan beragama dan antar umat beragama. Pemuda PUI meminta pihak penegak hukum untuk segera memproses Ahok. Tidak ada pilihan lain selain hukum harus ditegakkan seadil-adilnya. Ahok sebagai ancaman kehidupan NKRI.
  2. Jika kasus Ahok kemudian dihentikan tanpa proses hukum yang adil dan transparan. Marwah negara Indonesia di mata internasional akan direndahkan. Sebab, hukum tumpul dan konstitusi negara tidak berdaya menjaga, menghormati agama dan keyakinan. Tidak hanya itu, gejolak sosial dikhawatirkan menjadi gelombang konflik yang tidak terkendali.
  3. Peningkatan eskalasi masa umat Islam yang berdemonstrasi harus disikapi secara bijak oleh pemerintah. Pemerintah tidak reaktif dengan mengeluarkan sikap yang bisa mengancam demokrasi.
  4. Meminta kepada seluruh komponen bangsa Indonesia agar senantiasa menjaga keharmonisan dan kehidupan Bhineka Tunggal Ika. Tidak melakukan tindakan yang bisa mengancam disintegrasi bangsa.
  5. Menghimbau kepada seluruh umat Islam untuk terus bersatu. Berjuang dalam mengawal tegaknya hukum dalam kasus Ahok. Di samping itu, menghimpun kekuatan umat bersama demi tegaknya negara Indonesia yang maju, bermartabat dan berdaulat.
  6. Demi menjaga ukhuwah Islamiyah dan kebangsaan. Pemuda PUI meminta semua pihak untuk saling menghormati dalam perbedaan. Antara sesama umat Islam tidak saling memprovokasi atau konflik. Bagi yang berdemonstrasi tetap menjaga akhlakul karimah. Tidak bersikap anarki dan tidak melakukan kekerasan.

Demikian pernyataan sikap ini kami buat. Kita berharap semua komponen bangsa untuk terus bersatu padu demi kedamaian dan ketenteraman. Hukum tegak bagi siapa pun yang menistakan agama.

Jakarta, 03 November 2016

Pengurus Pusat Pemuda Persatuan Ummat Islam (PEMUDA PUI)

Raizal Arifin
Ketua Umum

Kana Kurniawan
Sekretaris Jenderal

 

(dakwatuna.com/hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Pemuda Persatuan Ummat Islam (PEMUDA PUI).

Lihat Juga

Principal’s Award, Apresiasi untuk Anak-anak Berprestasi

Figure
Organization