Anggota Parlemen Israel Diizinkan Kembali Nistai Al-Aqsha

Penjajah Israel nistai masjid Al-Aqsha. (egyptwindow.net)

dakwatuna.com – Al-Quds. Setelah selama satu tahun anggota parlemen Zionis Israel, Knesset dilarang masuk ke Al-Aqsha, pihak kepolisian Israel mengusulkan agar anggota Knesset dapat kembali mengunjungi Al-Aqsha dengan beberapa syarat.

Kunjungan penjajah Israel ke masjid Al-Aqsha merupakan bentuk penistaan terhadap kiblat pertama umat Islam itu yang kerap mengundang kemarahan muslim Palestina.

Channel 2 Israel melaporkan bahwa anjuran ini kembai diusulkan setelah pemberlakuan larangan kunjungan selama satu tahun, karena dikhawatirkan akan meningkatkan eskalasi bentrokan di sekitar Al-Aqsha.

Sebagaimana yang dilansir situs egyptwindow.net, Selasa, (25/10/2015) usulan tersebut disampaikan perwakilan kepolisian Israel, Roni Sheikh kepada menteri keamanan dalam negeri, Gilath Ardan.

Namun saran izin kunjungan anggota Knesset ke Al-Aqsha ini disertai 14 syarat, diantaranya adalah berkoordinasi dengan aparat kepolisian, disertai penjagaan ketat dari pihak keamanan, tidak disertai media dan tidak ada penyampaian pidato di tengah kunjungannya tersebut. (msy/dakwatuna)

Wakil Direktur Studi Informasi Alam Islami (SINAI) Mesir 2008
Konten Terkait
Disqus Comments Loading...