Home / Berita / Daerah / Rifkoh: Kerusakan Taman Balaikota Tidak Sebanding dengan Urusan Keyakinan Umat Islam

Rifkoh: Kerusakan Taman Balaikota Tidak Sebanding dengan Urusan Keyakinan Umat Islam

Anggota Komisi Bidang Kesra DPRD DKI Rifkoh Abriani.
Anggota Komisi Bidang Kesra DPRD DKI Rifkoh Abriani.

dakwatuna.com – Jakarta.  Anggota Komisi Bidang Kesra DPRD DKI Rifkoh Abriani menilai persoalan rusaknya tanaman Balai Kota DKI tidak sebanding dengan urusan keyakinan 80 persen penduduk Indonesia beragama Islam yang terusik.

Hal itu ditegaskan oleh Rifkoh dalam menanggapi maraknya pemberitaan di media yang berlebihan dalam menanggapi aksi unjuk rasa Ormas Islam menentang penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Basuki.

“Lagian, ini urusan keyakinan lebih dari 80 % penduduk Indonesia yang terusik.. Sangat tidak sebanding dengan urusan meributkan taman depan balaikota yang rusak,” jelas Rifkoh sebagaimana dikutip dari akun facebook pribadi, Jumat (14/10/2016).

Di sisi lain, Rifkoh menilai tidak etis persoalan kerusakan taman tersebut terlalu diributkan. Oleh karena, menurut Rifkoh, ada dana taktis di Pemprov DKI yang cukup besar untuk memperbaiki taman kota yg rusak akibat demo apapun atau karena satu keadaan yang tak terduga.

“Kalau ternyata belom ada anggarannya, bilang sama saya, nanti akan saya usulkan untuk di anggarkan buat perbaikan taman yang rusak karena demo menuntut hak,” tegas wakil rakyat PKS dari Daerah Pemilihan Jakarta 8 yang meliputi Kecamatan Tebet, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Pancoran, dan Jagakarsa ini.

Diketahui, puluhan ribu massa dari sejumlah Ormas Islam pada Jumat (15/10/2016) melakukan long march menuju Mabes Polri lalu ke Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menuntut proses hukum atas dugaan penistaan agama Islam yang dilakukan Gubernur DKI Basuki saat memberikan bantuan di Kepulauan Seribu padahal menggunakan seragam baju dinas dan bermuatan kampanye Pilkada DKI. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Italia Larang Pembangunan Masjid Baru

Organization