Home / Narasi Islam / Ekonomi / Urgensi Peran Auditor Syariah

Urgensi Peran Auditor Syariah

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (tracegains.com)
Ilustrasi. (tracegains.com)

dakwatuna.com – Apa yang dimaksud dengan audit? bagaimana proses audit yang benar? Serta apa yang dimaksud dengan audit syariah? Banyak sekali pertanyaan yang timbul ketika kita menyebut kata “audit” karena memang istilah tersebut hanya sering terdengar di kalangan orang-orang yang terlibat dengan aktivitas ekonomi atau keuangan. Sedangkan bagi masyarakat secara umum masih terdengar asing.

Namun perlu kita ketahui bahwa audit, harus di ketahui dan dipahami oleh masyarakat secara umum. Karena proses audit tidak hanya melibatkan kalangan orang-orang ekonomi atau keuangan saja namun masyarakat juga perlu terlibat di dalamnya dalam melakukan pengawasan secara tidak langsung terhadap lembaga keuangan apakah sudah menjalankan sesuai dengan prosedur yang ada.

Lantas apa yang dimaksud dengan audit syariah? audit syariah adalah suatu proses menghitung, memeriksa dan memonitor suatu lembaga keuangan syariah apakah dalam praktiknya sudah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah atau belum. Audit syariah sangat diperlukan dalam melakukan pengawasan terhadap lembaga keuangan syariah di Indonesia.

Pihak-pihak yang terlibat dalam proses audit syariah di antaranya: Konsultan Syariah, Penasihat Syariah dan Dewan Pengawas Syariah (DPS). Di Indonesia baru DPS yang telah legal dalam melakukan proses audit. Apabila kita kerucutkan, pihak utama yang harusnya berperan dalam proses audit adalah individu masing-masing. Di mana apabila setiap individu berlaku jujur. Maka tidak perlu adanya proses audit.

Dalam melakukan proses audit syariah, mengacu kepada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Syariah (PSAK Syariah) dan Fatwa DSN MUI. Ketika melakukan proses audit maka pihak pengawas syariah harus memastikan ketaatan aturan dan standar yang berasal dari kerangka syariat yang mengatur transaksi ekonomi. Memantau dan menjamin bahwa dana yang ada digunakan sesuai dengan prinsip syariah. Melaporkan sejauh mana entitas berpegang teguh terhadap konsep ihsan dalam operasi perusahaannya. Serta yang paling penting adalah tanggung jawab dalam melaporkan hasil audit sesuai dengan prinsip-prinsip syariah yang berlaku.

Tanggung jawab seorang auditor syariah sangat berat. Karena pertanggung jawabannya tidak hanya kepada klien dan diri sendiri namun juga kepada Allah SWT.

Dalam kenyataannya, kualitas seorang auditor juga sangat berperan penting dalam menentukan hasil atas pemeriksaan. Seorang auditor syariah seharusnya tidak hanya sebatas paham dari segi syariah saja. Namun dari segi keahlian yang lain seperti kemampuan akuntansi, membaca laporan keuangan, menelusuri secara rinci transaksi dari A to Z juga sangat dibutuhkan agar proses audit yang ada bisa menelusuri dan memberikan opini yang tepat sesuai dengan bukti yang ada. Sehingga sangat bermanfaat dalam pengambilan keputusan.

Oleh karena itu, dalam meningkatkan integritas suatu lembaga keuangan syariah maka peningkatan kualitas auditor syariah menjadi sesuatu hal yang sangat penting. Hal ini bisa dicapai salah satunya dengan aktif dalam mengikuti setiap pelatihan dan bimbingan yang dilakukan oleh Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institution (AAOIFI) karena AAOIFI adalah lembaga Islam otonom non profit yang bertugas untuk mempersiapkan perihal akuntansi, audit, tata kelola, etika dan standar syariat bagi lembaga dan industri keuangan syariah.

Sehingga menjadi suatu yang solusional ketika mengikuti pelatihan-pelatihan yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas menjadi seorang auditor syariah yang andal. Melakukan pelatihan seperti peningkatan skill akuntansi, membaca laporan keuangan, bahasa asing atau pelatihan lainnya yang mendukung untuk menjadi seorang auditor syariah yang independen, andal, dan amanah. (dakwatuna.com/hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Avatar
Shellvy Lukito, Mahasiswi jurusan Akuntansi Syariah STEI SEBI(semester VII), Depok. Awardee of EKSPAD SEBI 2013 Scholarship, Awardee of Beastudi Ekonomi Syariah 4 - Dompet Dhuafa Scholarship. Alamat facebook : Shellvy Luckyto . Instagram : @queenshellvy. Alamat email : [email protected] Professional Public Speaker, Writer, Peneliti junior SIBER-C

Lihat Juga

Intelijen Jerman Peringatkan Bahaya Kelompok Sayap Kanan Ekstrem

Organization