Home / Berita / Nasional / Arifinto, Mantan Anggota Dewan PKS Meninggal Dunia

Arifinto, Mantan Anggota Dewan PKS Meninggal Dunia

Arifinto
Arifinto, Mantan Anggota Dewan PKS dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (9/9/2016) malam. (tempo.co)

dakwatuna.com – Jakarta.  Kabar duka datang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Salah satu kader terbaik partai berlambang bulan sabit, Arifinto dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (9/9/2016) malam.

Kabar duka ini datang dari Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman melalui akun twitter nya beberapa jam yang lalu.

“Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Duka yg dlm, saudara kami Bpk Arifinto tlh dipanggil o/ Allah swt. Insyaallah beliau husnul khotimah. Amin” tweet Sohibul Iman dalam akun Twiitternya @msi_sohibuliman

Hal senada juga disampaikan oleh Fahri Hamzah dalam akun twitternya @Fahrihamzah tadi malam.

“Inalillahi wa Inna ilaihi Rojiun.. Telah meninggal senior kami, mantan anggota @DPR_RI @FPKSDPRRI bapak Arifinto” Tweet Fahri

Dalam tweetnya Fahri juga mendoakan rekan sejawatnya tersebut agar segala amalnya diterima disisi Allah SWT.

“Semoga Allah SWT mengampuni dosa beliau dan ditempatkan di sisiNya yang mulia. Amin YRA.” Tutup Fahri.

Dari info yang diterima redaksi, Arifinto dikabarkan meninggal dunia saat sedang mengendarai mobil di daerah Indramayu. Dugaan sementara menginggalnya mantan anggota dewan PKS dari dapil Jawa Barat VII ini karena serangan jantung.

Arifinto pernah duduk di Komisi V DPR-RI periode 2009-2014 mewakili rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII, yang meliputi beberapa daerah tingkat II, yaitu Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta.

Pada 2011, Arifinto mengundurkan diri dari DPR sebagai bentuk tanggung jawab atas dugaan kasus gambar asusila. Ia kemudian digantikan rekannya, Mardani Ali Sera. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization