Topic
Home / Berita / Daerah / Bambang DH Dicopot dari Plt Ketua DPD PDIP DKI

Bambang DH Dicopot dari Plt Ketua DPD PDIP DKI

Bambang DH bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri. (metrotvnews.com)
Bambang DH bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri. (metrotvnews.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Sinyal PDI Perjuangan akan memberikan dukukangan kepada Ahok tampaknya semakin kuat.  Hal ini terlihat setelah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mencopot Bambang DH dari posisi Plt ketua DPD DKI Jakarta.

Keputusan tersebut disampaikan dalam rapat di kantor DPP PDIP , Minggu (28/8/2016), dan sebagai gantinya DPP PDIP memutuskan Adi Wijaya sebagai ketua DPD definitif.

“Kemarin DPD diundang rapat ke DPP untuk menyampaikan SK berkaitan dengan penetapan ketua DPD definitif,” kata politikus PDIP DKI Gembong Warsono, dikutip dari jpnn.com, Selasa (30/8/2016).

Setelah adanya ketua definitif, Gembong menyatakan, pihaknya akan menyiapkan strategi untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017. Gembong yakin Adi mampu memimpin DPD PDIP dalam misi memenangkan Pilkada DKI 2017.

“Kami berharap di bawah kepemimpinan ketua yang baru ini, kami mempunyai prestasi yang sama seperti saat dulu dipimpin Pak Boy (Boy Sadikin), yakni memenangkan Pilgub 2012, Pemilu Legislatif 2014 dan Pilpres 2014,” ujar Gembong.

Seperti diketahui, Bambang DH termasuk pengurus PDIP yang sangat vokal menolak Ahok sebagai salah satu calon yang akan didukung PDIP.

Saat melantik pengurus baru badan-badan organisasi DPD PDI-P DKI Jakarta, Minggu (31/7/2016) lalu, Bambang dengan tegas menyatakan bahwa akan mencari Gubernur dan Wakil yang arif dan bijaksana.

“Dan kita sepakat, kita cari pemimpin gubernur dan wakil gubernur yang arif dan bijaksana,” ujar Bambang, di Kantor DPD PDI-P Jakarta, Jalan Tebet Raya, Minggu. Dikutip dari tribunneews.com

Setelah Bambang mengatakan hal itu, ada salah satu kader PDI-P yang berteriak “lawan Ahok.”

“Nah harus begitu. Ketika pimpinan berbicara beri sinyal-sinyal, yang di bawah harus paham,” ujar Bambang sambil menujuk kader yang berteriak tadi.

“Yang lainnya bagaimana?” tanya Bambang.

“Diwakili tadi, Pak,” jawab seorang kader lainnya.

“Kalau begini jangan ragu-ragu,” ujar Bambang.

Mendengar itu, akhirnya hampir seluruh kader PDI-P di ruangan tersebut menyerukan hal yang sama.

“Lawan Ahok, lawan Ahok!” ucap para kader PDI-P bersamaan.

Bukan itu saja, Bambang juga turut mendeklarasikan ‘Koalisi Kekeluargaan bersama enam Parpol lainnya di DKI Jakarta dengan tujuan menggalang kekuatan melawan Ahok di Pilkada DKI 2017.

(Baca: Lawan Ahok, 7 Parpol Sepakat Bentuk “Koalisi Kekeluargaan”)

Ketujuh parpol tersebut yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN). (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ustadz Yusuf Supendi Meninggal Dunia

Figure
Organization