Topic
Home / Berita / Nasional / Apa Kata Ustadz Arifin Ilham Terkait Doa Penutup Sidang Paripurna 2016?

Apa Kata Ustadz Arifin Ilham Terkait Doa Penutup Sidang Paripurna 2016?

Pimpinan Majelis Az Zikra KH Muhammad Arifin Ilham. (harianjogja.com)
Pimpinan Majelis Az Zikra KH Muhammad Arifin Ilham. (harianjogja.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Pimpinan Majelis Az Zikra KH Muhammad Arifin Ilham turut memberikan tanggapan atas doa yang dipanjatkan oleh anggota Komisi III DPR H.R Muhammad Syafi’i saat Sidang Paripurna DPR/MPR/DPD, Selasa (16/8/2016).

Menurut Ustadz Arifin Ilham, doa tersebut merupakan rintihan hambanya rang dhoif, tangisan mereka yang dizholimi. Demikian penuturan Ustadz Arifin dalam akun facebooknya kh.muhammad.arifin.ilham, Rabu (17/8/2016). Berikut penuturan lengkapnya.

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuhu.
SubhanAllah walhamdulillah MERDEKA dg DOA

Doa adalah perintah Allah
Doa adalah inti ibadah
Doa adalah harapan
Doa adalah senjata mujahidNya
Doa adalah rintihan hambaNya yg dhoif
Doa adalah bisikan hati para pecintaNya
Doa adalah tangisan mereka yg dizholimi
Doa adalah semangat da’wah
Doa adalah ruang muhasabah diri
Dan banyak lagi keistimewaan doa.

Di hari tasyukkuran kemerdekaan RI negeri tercinta ini, abang mengajak kalian menyimak kembali doa ustadz haji Raden Muhammad Syafii, yg juga dikenal Romo oleh teman teman kita Kristiani karena rendah hati dan cintanya, pembelaannya kepada dhuafa dan mustadhafiin, kaum yg terindas.

InsyaAllah abang yaqin bapak Presiden, ayahanda Jokowi dan semua para pemimpin, wakil rakyat dan semua kita merasakan rintihan harapan doa suara hati beliau yg juga suara hati kita semua yg mencintai umat dan negeri ini.

Sahabatku jangan berat walau hanya menjawab “aamiin” walau ada hati kalian yg kesal, benci, marah atau suudzhzhoni, tetaplah berdoa, baik sangka, dan besar harapan. Sungguh masih ada harapan, masih banyak hamba hamba Allah yg sholeh, masih ada kesempatan bertaubat untuk memperbaiki diri ini, dan negeri kita tercinta aamiin, insyaAllah.

Semoga negeri ini benar benar meraih KEMERDEKAAN SEJATI, yg bukan hanya merdeka dari penjajahan tetapi merdeka dari kebodohan, kefaqiran, akhlak tercela, dan dari semua bentuk penindasan…aamiin.

ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR MERDEKA!

Sementara itu, H.R Muhammad Syafi’i mengaku bahwa doa yang dipanjatkan saat Sidang Paripurna DPR/MPR/DPD sebagai suara kebatinan yang sebenarnya sedang dirasakan oleh masyarakat.

(Baca: Ini Pengakuan Muhammad Syafi’i, Pembaca Doa Penutup Sidang Paripurna)

Muhammad Syafi’i juga mengakui bahwa saat membaca doa tersebut tidak menggunakan teks sebagaimana lazimnya. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization