Topic
Home / Berita / Daerah / Didukung Tiga Parpol, Pengamat: Satu Saja Menarik diri, Ahok Tamat

Didukung Tiga Parpol, Pengamat: Satu Saja Menarik diri, Ahok Tamat

Pemilihan Kepala Daerah di DKI Jakarta akan digelar pada 15 Februari 2017. (suarapemilih.com)
Pemilihan Kepala Daerah di DKI Jakarta akan digelar pada 15 Februari 2017. (suarapemilih.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Syarat seorang kandidat untuk maju lewat jalur parpol di Pilkada DKI 2017 minimal harus didukung 22 kursi di DPRD. Artinya seorang kandidat harus didukung oleh Parpol atau gabungan beberapa parpol yang memiliki kursi minimal di DPRD DKI sebanyak 22 kursi.

Jika mengacu pada persyaratan tersebut, maka pejawat Basuki T Purnama (Ahok)  yang saat ini didukung oleh tiga Parpol telah memenuhi persaratan tersebut, yaitu dengan 24 kursi.

Namun beberapa kalangan menilai, posisi Ahok kini sedang berada di titik yang rawan seiring dengan munculnya Koalisi Kekeluargan yang diisi tujuh partai politik dan menjadi kekuatan yang cukup menjanjikan pada perhelatan Pilkada DKI Jakarta 2017.

Ahok berpotensi gagal maju di Pilkada DKI mendatang, jika salah satu dari tiga partai yang mendukungnya, yaitu Nasdem, Hanura, dan Golkar, tiba-tiba mencabut dukungannya dari mantan bupati Belitung Timur itu.

Akan tetapi, lembaga riset politik Voxpol Center berpendapat, kemungkinan terjadinya peristiwa semacam itu sangatlah kecil.

“Saya pikir, ketiga partai itu enggak bakal berani macam-macam. Satu partai saja menarik diri, Ahok tamat,” kata Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, seperti dilansir Republika.co.id, Jumat (12/8/2016).

Pangi menuturkan, bahwa hal tersebut sulit untuk terwujud mengingat kedekatan Ahok dengan Presiden Jokowi lantaran faktor peristiwa masa lalu yang pernah dijalani keduanya ketika masih memimpin Ibu Kota bersama-sama.

Selain itu, para pimpinan di Nasdem, Hanura, dan Golkar dipastikan sudah membuat deal-deal politik dengan Jokowi untuk mendukung Ahok pada Pilgub DKI 2017. Apalagi, kata Pangi, ketiga partai itu diketahui sama-sama pendukung pemerintah di parlemen.

Sebelumnya, tujuh partai politik (Parpol) sepakat membentuk koalisi dalam ajang pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017. Koalisi tersebut diberi nama “Koalisi Kekeluargaan”. (Baca: Lawan Ahok, 7 Parpol Sepakat Bentuk “Koalisi Kekeluargaan”)

Ketujuh parpol tersebut yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Berdasarkan data yang dihimpun, total kekuatan politik yang dimiliki koalisi tersebut di DPRD DKI Jakarta mencapai 82 kursi. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Pemilu Turki; Koalisi Lawan Hadapi Erdogan

Figure
Organization