Topic
Home / Berita / Nasional / Siswa Madrasah Raih Medali Emas Lomba Matematika Internasional

Siswa Madrasah Raih Medali Emas Lomba Matematika Internasional

Lutfi Bima Putra, Siswa MIN 9 Jakarta peraih medali emas pada ajang International Mathematics Competition (IMC) di Singapura. (kemenag.go.id)
Lutfi Bima Putra, Siswa MIN 9 Jakarta peraih medali emas pada ajang International Mathematics Competition (IMC) di Singapura. (kemenag.go.id)

dakwatuna.com – Madrasah selama ini memang lebih dikenal sebagai sekolah berbasis Agama, karena memang porsi pelajaran Agama Islam lebih banyak jika dibandingkan dengan sekolah negeri yang ada dibawah naungan kementerian pendidikan.

Namun siapa sangka, siswa Madrasah ternyata mampu berprestasi pada matapelajaran yang kerap menjadi andalan sekolah-sekolah umum seperti Mapel Matematika.

Baru-baru ini, Siswa Kelas VI Madrasah Ibtaiyah Negeri (MIN) 9 Petukangan Jakarta Barat, Lutfi Bima Putra berhasil meraih medali Emas pada Lomba Matematika.

Bahkan Lomba Matematika yang diikuti Lutfi berskala Internasional, yaitu International Mathematics Competition (IMC) di Singapura yang diselenggarakan pada tanggal 30 Juli 2016. Sebagaimana Informasi yang disampaikan oleh Kepala MIN 9 Petukangan Asyim.

Menurut Asyim, IMC merupakan kontes matematika tahunan yang diselenggarakan oleh IMC Union. Tujuan kompetisi ini untuk mempopulerkan pendidikan matematika. Selain itu, kompetisi ini bertujuan mengubah pandangan generasi muda tentang pelajaran matematika yang selama ini dianggap sukar menjadi ilmu yang menarik dan mengasyikkan.

“Perlombaan ini diikuti oleh negara Singapura, Filipina, China, Malaysia, Vietnam, Iran, Korea Selatan, Hongkong dan Myanmar,” tutur Asyim, sebagaimana dilansir laman kemenag.go.id, Selasa (02/08/2016).

Disinggung soal persiapan, Asyim mengaku menjelaskan bahwa sebelum mengikuti kompetisi, putra dari Bapak Billy Zusmaily dan Ibu Marini Rasyidin ini secara intensif mempelajari soal-soal matematika yang tarafnya nasional maupun internasional.

“Saya pribadi berharap, siswa-siswi madrasah akan lebih banyak lagi terlibat pada event-event seperti ini. Sebab saya yakin, siswa-siswi madrasah juga memiliki kemampuan yang sama dengan siswa-siswi di luar negeri. Buktinya adalah Lutfi Bima Putra,” pungkas Asyim.

Prestasi yang diukir Lutfi memang sejalan dengan Visi dan Misi sekolah, dilansir laman min9jaksel.sch.id , bahwa ‘madrasah’ bukanlah lembaga pendidikan kelas dua yang menjadi pilihan terakhir, melainkan dapat menjadi pilihan utama karena mampu memberikan nilai-nilai kependidikan yang komperhensif.

Dengan dua pilar keunggulan Basic Science dan Islamic Attitude Madrasah Ibtidaiyah Negeri 9 Jakarta Selatan berupaya secara sungguh-sungguh untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, mampu berkompetisi di tingkat nasional bahkan sampai tingkat internasional.

Dalam perjalan usianya yang relatif panjang dengan berbagai prestasi yang telah diraih, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 9 Jakarta Selatan menunjukkan eksistensi dan kontribusinya untuk mengangkat citra madrasah secara menyeluruh dan menjadi kebanggaan umat dan bangsa. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization