Home / Berita / Nasional / 570 Jamaah Haji Tunda Keberangkatan, Kemenag Buka Kembali Pelunasan BPIH

570 Jamaah Haji Tunda Keberangkatan, Kemenag Buka Kembali Pelunasan BPIH

Calon Jamaah Haji Indonesia (inet)
Calon Jamaah Haji Indonesia (inet)

dakwatuna.com – Jakarta.  Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji khusus tahap kedua yang telah ditutup 17 Juni 2016 kembali dibuka mulai tanggal 19 hingga 22 Juli 2016 mendatang.

Hal ini dilakukan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI dalam rangka memaksimalkan pemanfaatan sisa kuota.

Karena  berdasarkan laporan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), sampai dengan hari ini terdapat sekitar 570-an jemaah yang menunda atau membatalkan keberangkatannya. Padahal mereka sudah melakukan pelunasan biaya haji pada tahap 1 dan 2.

“Karena jumlah cadangan tidak lagi mencukupi untuk menutupi sisa kuota setelah pelunasan tahap 2, maka pelunasan haji khusus akan dibuka kembali untuk mengisi sisa kuota tersebut,” kata Kasubdit Pendaftaran Haji Ditjen PHU, Nur Aliya Fitra di Jakarta, Kamis (14/7/2016) sebagaimana dilansir republika.co.id.

Kesempatan pelunasan ini menurut pria yang akrab disapa Nafit, akan diberikan kepada jemaah yang mengalami kegagalan sistem pelunasan pada tahap sebelumnya, jemaah lansia minimal 75 tahun dan pendampingnya, penggabungan mahram, serta jemaah haji nomor urut berikutnya yang siap berangkat dan telah diusulkan oleh PIHK tempat jemaah mendaftar.

Nafit memastikan, akan terus memonitor pengisian sisa kuota, bahkan sampai  masa pemberangkatan jemaah. “Apabila hingga masa pemberangkatan jemaah berlangsung, masih terdapat jemaah yang membatalkan, menunda, akan terus diupayakan diisi dengan mengganti jemaah tersebut baik oleh jemaah cadangan lunas maupun pembukaan kembali pelunasan sesuai dengan sisa kuota yang ada,” terang Nafit.
Untuk musim haji 2016, Indonesia mendapat tambahan 20.000 kuota haji dari kuota normal.

Kepastian itu dikemukakan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada malam taaruf dengan petugas haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, Minggu malam (20/9/2015), yang juga dihadiri Ketua DPR RI Setya Novanto, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, dan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, serta pejabat instansi terkait lainnya.

“Tadi pagi, Menteri Haji (Arab Saudi) telepon, Indonesia tahun depan dapat tambahan 20.000 (anggota) jemaah,” katanya sebagaimana diberitakan kompascom

Menurut dia, penambahan tersebut merupakan akumulasi tahun ini, yakni Indonesia mendapat tambahan kuota 10.000 anggota jemaah, tetapi karena diberitahunya “mepet“, yaitu seminggu sebelum “closing date” masuk Mekkah, kuota tersebut tidak terpakai sehingga menjadi tambahan kuota tahun 2016.  (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Besok, Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadhan dan Rukyatul Hilal di 34 Provinsi

Organization