Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Di Ramadhan 1437 H, KNRP Salurkan Rp 12 Miliar untuk Rakyat Palestina

Di Ramadhan 1437 H, KNRP Salurkan Rp 12 Miliar untuk Rakyat Palestina

Tim KNRP melaksanakan program Buka Puasa Bersama dan pemberian bingkisan Idul Fitri untuk pengungsi Palestina di salah satu rumah makan di Kilis, Turki Selatan, Sabtu (2/7/2016). Mereka mengucapkan, "Terima kasih Indonesia". (ist)
Tim KNRP melaksanakan program Buka Puasa Bersama dan pemberian bingkisan Idul Fitri untuk pengungsi Palestina di salah satu rumah makan di Kilis, Turki Selatan, Sabtu (2/7/2016). Mereka mengucapkan, “Terima kasih Indonesia”. (ist)

dakwatuna.com – Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) kembali salurkan dana kemanusiaan sebesar Rp 12 Miliar untuk rakyat Palestina pada penghujung Ramadhan 1437 hijriah atau mulai dari tanggal 1 sampai 4 Juli 2016. Ketua Harian KNRP Caca Cahayaningrat mengatakan bahwa dalam penyalurannya KNRP bekerja sama dengan Lembaga Kemanusiaan Hayat Yolu (Thariqul Hayat) dan Sebil yang berpusat di Istanbul Turki serta HCRD yang berkantor di Lebanon.

“Itu semua titipan untuk saudara-saudara kita di Palestina, baik di dalam Palestina maupun di luar Palestina,” ujar Caca yang menjadi pimpinan rombongan Tim KNRP ke Istanbul Turki, di Jakarta, Jum’at (8/7/2016).

Dalam perjalanan penyaluran bantuan kemanusiaan, Caca menambahkan, ada beberapa pernak pernik perjalanan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina kali ini.

Kemudian, masih menurutnya, KNRP sendiri menargetkan program kemanusiaan yang sudah dilakukan di Ramadhan selain di pengungsian seperti di negara Lebanon, Suriah dan Turki Selatan, ada juga yang langsung di Jalur Gaza dan Al-Quds atau sekitar Masjid Al-Aqsha.

“Di Istanbul dan Kilis, Turki, kami menyalurkan untuk pasien yang terluka akibat agresi zionis Israel di Jalur Gaza sejak akhir 2008, sampai agresi di Ramadhan 2014, kemudian pemberian bingkisan Idul Fitri dan pakaian lebaran untuk yatim, dhuafa dan janda, ditambah program Buka Puasa Bersama, hal tersebut juga dilakukan di Jalur Gaza dan Masjid Al-Aqsha,” terang pria yang sudah dua kali melakukan penyaluran bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza ini.

Sebagian yang disalurkan, ada juga program berkesinambungan, yaitu beasiswa untuk 4 (empat) orang mahasiswa kedokteran selama 6 (enam) tahun dan 4 (empat) orang mahasiswa farmasi selama 5 (lima) tahun, sebesar USD 40 ribu atau senilai Rp 520 juta per tahun.

“Di samping itu kita juga akan punya program berkesinambungan, seperti Taman Kanak-Kanak, Balai Latihan Kerja dan proyek pembangunan Pusat Kesehatan atau Medical Center di Kamp Burj Syimali, Lebanon,” imbuh Caca.

Di sisi yang lain, Direktur Program Penyaluran dan Luar Negeri Suhartono mengatakan, bantuan kemanusiaan yang telah disiapkan, akhirnya hanya disalurkan di Istanbul Turki dan di Kilis, Gaziantep Turki Selatan yang berbatasan dengan Suriah, begitu juga untuk rakyat Palestina yang berada di pengungsian Lebanon, diserahkan di Istanbul Turki, hal ini terkendala dengan administrasi, sehingga penyerahan program Ramadhan di Lebanon dilakukan di Istanbul Turki melalui HCRD.

“Karena terkendala masalah administrasi di Lebanon, Insya Allah, pada program Qurban for Palestine tahun ini, kami akan lakukan proses penyembelihannya di kamp pengungsian rakyat Palestina di Lebanon,” kata Suhartono.

Seperti diketahui, tim KNRP yang diberangkatkan sejumlah 7 (tujuh) orang, di antaranya Ketua Umum KNRP Soeripto, Ketua Harian KNRP Caca Cahayaningrat, Direktur Program Penyaluran dan Luar Negeri Suhartono, Ketua Biro Humas KNRP Zakaria, Staf Sekretaris Umum KNRP Riyanto, Ketua KNRP Wilayah Banten Amrozi M Rais, dan Sekretaris KNRP Jawa Barat Cecep Dian Hidayat. (dakwatuna.com/hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar

Lihat Juga

Palestina Tolak Rekonsiliasi Tanpa Kemerdekaan

Figure
Organization