Home / Berita / Nasional / Golkar Resmi Keluar Dari KMP

Golkar Resmi Keluar Dari KMP

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ketua-Ketua Partai Pendukung Koalisi Merah Putih (KMP).  (asatunews.com)
Ketua-Ketua Partai Pendukung Koalisi Merah Putih (KMP). (asatunews.com)

dakwatuna.com – Bali. Koalisi Merah Putih (KPM) semakin sepi seiring dengan keluarnya Partai Golkar dari keanggotaannya setelah sebelumnya Partai Amanat Nasional dan Partai Persatuan Pembangunan juga menyatakan mendukung pemerintahan Jokwi-JK.

Keluarnya Partai Golkar dari KMP merupakan salah satu keputusan Munaslub Partai Golkar 2016 di Nusa Dua Bali, Senin, 16/5/2016.

“Mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi keputusan munas Partai Golkar Nomor 5/Munas IX/2014 tentang posisi Partai Golkar dalam Koalisi Merah Putih,” kata Sekretaris Sidang Munaslub Siti Aisyah saat membacakan hasil keputusan Munaslub di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Senin malam seperti dilansir republika.co.id

Selain itu Munaslub juga memutuskan dukungan Partai Golkar kepada pemerintah harus ditindaklanjuti dalam bentuk nyata untuk mensukseskan pemerintah dan pembangunan.

“Keputusan Golkar untuk mendukung pemerintahan Jokowi-JK harus ditindaklanjuti dengan upaya nyata Partai  Golkar. Demi menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” lanjut lanjut Siti sebagaimana dikutip dari kompas.com

Dengan demikian, Partai Golkar mengikuti langkah Partai Amanat Nasional dan Partai Persatuan Pembangunan yang sudah lebih dulu menyatakan sikap politiknya mendukung pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla dan meninggalkan Gerindra dan PKS.

Keluarnya Golkar dari KMP seperti sudah ditebak, hal ini sangat terlihat jelas dalam keputusan Golkar untuk mendukung pemerintah Jokowi-JK  dalam perundingan ke 2 Islah Golkar beberapa bulan lalu.

“‎Kami tidak singgung soal KMP tadi. Tapi pembicaraan tadi fokus terhadap peranan dan posisi Golkar terhadap pemerintah,” kata juru runding kubu Ical, MS Hidayat di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (8/1/2014), seperti diberitakan detik.com

Hidayat lantas menegaskan bahwa keberadaan Golkar di KMP merupakan komitmen politik hasil Munas Bali. ‎Kalau ada perubahan, maka harus melalui prosedur.

“Kalau toh ada perubahan, maka ada proses prosedur dan sebagainya. Itu bagian prosedur di Golkar,” kata Hidayat. (hs/sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Lihat Juga

Rekonsiliasi Tidak Gratis, Israel Jamin Keamanan Arab Terhadap Ancaman Iran

Organization