Home / Berita / Daerah / Serang Amin Rais, Bukti Kalau Ahok Anti Kritik

Serang Amin Rais, Bukti Kalau Ahok Anti Kritik

Saleh Partaonan Daulay, Wasekjend PAN. (fraksipan.com)
Saleh Partaonan Daulay, Wasekjend PAN. (fraksipan.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai terlalu berlebihan dalam menanggapi kritik yang disampaikan tokoh nasional, Amin Rais. Sikap Ahok tersebut semakin membuktikan bahwa mantan bupati Belitung itu adalah pejabat yang anti kritik.

“Pemimpin itu harus siap mendengar dan merenung. Jangan sampai kritik proporsional dan aktual seperti itu direspons dengan sikap kebencian,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay dalam siaran pers yang dirilis Republika.co.id, Selasa (26/4/2016).

Selain itu, Saleh juga menilai Ahok adalah tipe pemimpin yang mau menang sendiri hingga banyak pejabat yang merasa tidak nyaman dengan sikapnya.

“Ahok ini pakai jurus mabuk. Kiri, kanan, muka, belakang salah. Yang benar hanya satu, itu adalah Ahok. Di negara demokrasi mana pun sikap seperti ini tidak akan diterima karena demokrasi itu identik dengan kritik,” kata dia. Tanpa kritik, demokrasi tidak berbeda dengan monarki.

Beberapa waktu yang lalu, Amin Rais memang sempat mengkritik gaya kepemimpinan Ahok yang dinilai tidak layak untuk menjadi seorang Gubernur lantaran sikapnya yang kerap “nyeleneh” dan memicu timbulnya kontroversial.

“Ini bukan masalah SARA, tapi dia memang tidak layak menjadi pimpinan. Jangankan presiden, gubernur saja bagi saya kurang pantas,” katanya saat menghadiri pengukuhan dan sertijab pimpinan daerah Muhammadiyah dan Aisiyah Kabupaten Temanggung di Graha Bhumi Pala Temanggung, Minggu (24/4/2016) sebagaimana di lansir okezone.com

Menurut dia tidak hanya sikapnya yang keras kepala, Ahok adalah satu-satunya pemimpin yang merasa paling benar dan ingin memboyong kebenaran menurut kacamatanya sendiri.

Ia meminta semua pihak untuk bersatu menghentikan sikap kontroversial Ahok akibat kata-kata serta ucapan kotor yang kerap dilontarkannya.

Tak terima mendapat kritikan tersebut, Ahok membalasnya dengan menyebut kalau mantan ketua MPR tersebut sudah tua dan pikun.

Dikutip dari okezone.com, Ahok menduga, kritikan yang dilakukan oleh politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu lantaran faktor umur yang telah membuat Amien Rais menjadi pikun.

“‎Waktu dia masih baru selesai dari Ketua MPR dikawal datangnya di Ancol, dia kasih penghargan terus dia ngomong gini ke saya, ‘saya titipkan perjuangan demokrasi reformasi Indonesia kepada kamu’ saya dikasih pin, mungkin dia sudah tua jadi pikun kali,” sebut Ahok. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Sekjen PBB Bahas Perdamaian di Yaman dengan Putra Mahkota Saudi