Topic
Home / Berita / Opini / Keresahan Sang Jenderal

Keresahan Sang Jenderal

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Mantan wagub Jakarta Prijanto (inet)
Mantan wagub Jakarta Prijanto (inet)

dakwatuna.com – Dua kasus yang sedang didalami oleh KPK yakni Kasus RS Sumber Waras dan Reklamasi Teluk Jakarta menyeret nama Basuki Tjahya Purnama, Gubernur DKI Jakarta, ditambah dengan banjir di beberapa titik seteleh Jakarta di guyur hujan membuat mantan wagub dan seorang seorang jenderal ini resah. “Saya dan teman-teman sudah pensiun, punya grup whatsapp di dalam grup itu kita berdiskusi. Kita merasa resah saja dengan apa yang terjadi saat ini, “kata Prijanto sebagaimana diberitakan sindonews.com di sela-sela menghadiri sebuah diskusi ‘Grand Corruption Ahok dan Para Kartelnya’ di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2016)

Keresahan beliau sangat beralasan mengingat Ahok baru 2 tahun memimpin Jakarta namun belum menunjukan ke arah perbaikan.  Persoalan Jakarta semakin hari semakin menumpuk namun belum mendapatkan solusi yang berarti. Gaya kepemimpinan Ahok yang kerap kali muncul sambil marah-marah membuat wajah Jakarta menjadi tidak ramah. Seperti diketahui sebelumnya penggusuran nelayan Luar Batang juga menjadi sorotan masyarakat yang menilai penggusuran itu sarat dengan masalah kemanusiaan.

“Bapak ini kan selain mantan gubernur, juga mantan jenderal. Kemana saja bapak dan rekan-rekan selama ini. Saat bangsa kita dan Jakarta sedang dalam masalah besar ini,” ujar sang audiens kepada Prijanto,

Menanggapi hal tersebut Prijanto menjawab “Bukti keresahan saya dan teman-teman ya tidak langsung menembak atau berbuat kasar kepada mereka. Tapi kita akan lakukan secara institusional,”. (hs/dakwatuna)

Redaktur: Hendro Sulistiyo

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Avatar

Lihat Juga

Halal Bihalal Salimah bersama Majelis Taklim dan Aa Gym

Figure
Organization