Home / Berita / Nasional / Akomodir Angkutan Berbasis Aplikasi, DPR Siap Revisi UU

Akomodir Angkutan Berbasis Aplikasi, DPR Siap Revisi UU

Grab taksi. (kompas)
Grab taksi. (kompas)

dakwatuna.com – Jakarta. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dinilai sudagh kadaluarsa. Hal ini sudah tak sesuai dengan keadaan sekarang dengan adanya inovasi angkutan berbasis aplikasi.

Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemi Francis mengatakan, DPR siap merevisi UU tersebut untuk menampung keberadaan trasnportasi online seperti Grab Car dan Uber. Hal ini juga diperlukan, lanjut Fary, dalam mengantisipasi aksi ricuh yang terjadi pad Selasa (22/3/2016) kemarin.

“Berkaitan dengan sejumlah pihak yang menghendaki payung hukum regulasi untuk menyelesaikan permasalahan angkutan umum berbasis teknologi aplikasi, Komisi V siap menyambut usulan dari pemerintah jika hendak melakukan revisi terhadap UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan,” katanya seperti yang dilansir dari kompas.com, Rabu (23/3/2016).

Sementara itu, seperti yang dilansir dari beritasatu.com, Rabu (23/3/2016), Presiden RI Joko Widodo melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, bahwa penanganan kontroversi angkutan berbasais aplikasi dan konvensional harus berdasarkan keadilan. Apalagi, pemerintah menilai, UU trasnportasi yang dibuat pada 2009 lalu itu belum mengakomodasi perkembangan teknologi.

“Presiden memerintahkan agar ada asas keadilan di situ. Apalagi, undang-undang yang ada sekarang, yang dibuat tahun 2009, belum mengakomodasi perkembangan teknologi yang cepat. Semua akan dipelajari lagi, nanti menhub dan menkominfo bicara lagi besok,” kata Luhut. (abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Menlu Oman Sebut Israel Salah Satu ‘Negara’ di Timur Tengah

Organization