Home / Berita / Nasional / Sarat Nilai Kebaikan, DPR Dukung Film KMGP

Sarat Nilai Kebaikan, DPR Dukung Film KMGP

Anggota Komisi Seni dan Budaya DPR RI Nurhasan Zaidi. (fraksipks.or.id)
Anggota Komisi Seni dan Budaya DPR RI Nurhasan Zaidi. (fraksipks.or.id)

dakwatuna.com – Jakarta.  Anggota Komisi Seni dan Budaya DPR RI Nurhasan Zaidi menilai film dapat menjadi salah satu sarana yang paling efektif untuk menyampaikan pesan kebaikan. Oleh karena itu, Nurhasan meminta masyarakat Indonesia untuk senantiasa mendukung film inspiratif yang memuat hal tersebut.

“Film yang bagus adalah yang bisa menyelipkan nilai kebaikan dan menjadi  inspirasi bagi masyarakat. Nilai kebaikan itulah yang akan mewujudkan generasi bangsa berakhlak mulia ke depannya,” ujar Nurhasan pasca menyelenggarakan nonton bareng (nobar) FilmKetika Mas Gagah Pergi (KMGP) bersama masyarakat di salah satu pusat perbelanjaan di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (30/1).

Oleh karena itu, Nurhasan sangat mengapresiasi film KMGP yang diangkat dari novel karya Helvy Tiana Rosa ini. Menurut Nurhasan, film yang disutradarai oleh Firman Syah ini memiliki tema dan alur yang sangat menarik dan inspiratif. Sehingga, masyarakat Indonesia, khususnya Umat Islam, dinilai sangat layak untuk menonton film tersebut.

“Film KMGP juga memberikan kesadaran bahwa ber-Islam itu tidak identik dengan kekerasan, kemiskinan, dan menjadi orang yang terbelakang,” ungkap Legislator PKS dari dapil Jawa Barat IX yang meliputi Kabupaten Subang, Majalengka, dan Sumedang ini.

Inisiator Panja Perfilman DPR ini berharap dengan adanya Film KMGP dapat kembali menegaskan bahwa Islam adalah agama yang penuh perdamaian, menghargai toleransi, dan penuh rasa cinta.

Nurhasan melihat salah satu pesan penting dari KMGP terletak pada toleransi akan kebaikan.

“Islam itu indah, Islam itu cinta, sebuah ungkapan yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan dibutuhkan bangsa kita saat ini,” ucap Nurhasan. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

FOTO ILUSTRASI - Puluhan WNA asal China diamankan di Markas Polda Kalbar, beberapa waktu lalu, terkait penggunaan tenaga kerja asing tanpa izin.

Keluarkan Perpres Permudah TKA, Pemerintah Pinggirkan Pekerja Lokal

Figure
Organization