Home / Narasi Islam / Wanita / Karena Semua Wanita Itu Cantik

Karena Semua Wanita Itu Cantik

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (ping.busuk.org)
Ilustrasi. (ping.busuk.org)

dakwatuna.com – “Dunia dan segala isinya itu adalah perhiasan, tetapi sebaik-baik perhiasan di dunia adalah menjadi wanita shalihah” [H.R. Muslim]

Kemarin, saya sempat menanyakan ke berbagai teman. Bagaimana menurut pandangan mereka tentang kecantikan yang sesungguhnya? Kebanyakan dari mereka menjawab bahwa cantik itu ketika seorang wanita memiliki tubuh yang langsing, putih, berambut panjang, berhidung mancung. Bahkan dalam dunia kerja sekali pun, perempuan yang bertubuh ideal dengan berbagai kriteria yang sesuai lebih mudah diterima di pekerjaan yang diinginkan. Apalagi sekarang ini, banyak bermunculan model-model media. Baik dari majalah maupun televisi. Yang dengan suka rela mereka memamerkan auratnya di muka umum. Banyak dari kita, untuk menjadi tampil lebih cantik melakukan berbagai macam cara agar terlihat lebih cantik. Di antaranya ada yang operasi plastik untuk menjadi hidungnya agar lebih mancung, dan berbagai cara lainnya.

Sekarang permasalahannya, Kita sebagai umat muslim. Bagaimana kita menyikapi tentang soal “Wanita cantik”? Bagaimana Islam memandang konsep kecantikan?

Di dalam buku pustaka “Thariqul Izzah”, dikatakan bahwasanya Islam tidak memandang konsep yang pasti mengenai kriteria “Wanita cantik”. Dan tidak ditentukan bagaimana penampilan seseorang wanita untuk dapat tampil cantik. Tetapi, Islam mengajarkan bagaimana seorang wanita untuk berpenampilan pada bebagai kesempatan dan kepada siapa saja ia dapat sepenuhnya menunjukkan kecantikannya.

Jika keluar rumah, hendaknya seorang wanita untuk menutupkan auratnya dan tidak boleh menampakkan auratnya di depan yang bukan muhrim. Adapun busana yang dikenakan tidak telalu tipis sehingga kulitnya kelihatan. Selain itu, di depan laki-laki yang bukan mahramnya, seorang perempuan juga tidak boleh memakai pakaian, perhiasan dan menggunakan dandanan yang akan menarik perhatian laki-laki atas kecantikannya (tabarruj).

Dapat dijelasakan di sini, yang dikatakan cantik adalah ketika seorang muslimah senantiasa menjalankan segala sesuatunya atas dasar taqwa yang sesuai dengan aturan Allah. Bukan karena hawa nafsunya. Seorang muslimah hanya diharuskan berdandan ketika di hadapan suaminya. Tetapi jika hanya tampil cantik hanya karena ingin mempercantik bentuk tubuh atau memutihkan muka karena atas hawa nafsu, Islam tidak mengajarkan untuk hal tersebut.

Untuk tampil cantik itu mudah kok, Kita tinggal menjalankan saja apa yang dikatakan Allah. Hal ini, terdapat di dalam Alquran surat al-ahzab ayat 59:

“Hai nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.”

“Mengapa harus pakai jilbab?” Tentu saja, kita sebagai wanita yang beragama Islam diwajibkan untuk memakai jilbab. Menjadi seorang wanita itu unik, mengapa? Karena ketika ia masih remaja, jika ia tidak menggunakan jilbab, jika satu langkah saja ke luar rumah, maka ia sudah satu langkah memasukkan ayahnya ke dalam neraka. Ketika ia sudah menikah, ia menjadi penyempurna agama bagi suaminya. Jadi, wajib bagi kita untuk menggunakan jilbab keluar rumah. Apalagi, jika jilbab yang kita gunakan sudah syar’i. Insya Allah akan lebih mudah untuk senantiasa berproses ke jalan Allah. Jika yang sudah berproses memakai jilbab, berarti kalian sudah cantik. Karena semua wanita itu memang cantik. Cantik dengan hijab. Senantiasa berproses menuju taat. Selalu ada cara kok menuju taat. (dakwatuna.com/hdn)

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Avatar
Mahasiswi UIN Sunan Kalijaga.

Lihat Juga

Mencintai Diri Sendiri

Organization