Topic
Home / Konsultasi / Konsultasi Arsitektur / Bagaimana Caranya membangun Rumah Untuk Persiapan Pensiun?

Bagaimana Caranya membangun Rumah Untuk Persiapan Pensiun?

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

TATOK CILACAP desain 2 view 4dakwatuna.com – 

 

 

 

Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh

Pak Andan di dakwatuna.com , saya memiliki tanah di desa. Rencana nya ingin sekali setelah saat masa pensiun nanti tinggal di desa. Bagaimana desain rumah yang baik untuk pensiunan ? Apakah ada kriteria khusus ?

Tanah yang ada sebenarnya cukup luas. Yaitu 17,3 m x 50 m. Namun tidak semua di bangun. Untuk rumah rencananya akan dibangun di tanah 7,3 m x 15 m. Lalu di sisi kanan rencananya ada masjid dengan ukuran tanah 10 m x 15 m.

Untuk rumah rencana nya saya ingin ada 1 kamar tidur utama plus wc dalam, 2 kamar tidur anak, wc umum yang dekat dengan ruang cuci jemur dan ruang keluarga, dapur dan teras belakang yang menghadap ke taman belakang, garasi mobil di dalam , carport 1 mobil, ruang keluarga dan ruang makan yang menyatu, ruang tamu secukupnya dan teras tamu di depan.

Saya juga ingin ada akses dari rumah kami ke masjid di sebelah. Hingga masa pensiun saya bisa dihabiskan beribadah pada Allah. Mengurusi masjid, mengaji dan berkebun di sisa halaman belakang yang masih luas.

Demikian pertanyaan kami. Terima kasih atas tanggapan dari Pak Andan. Jika ada waktu sudi kiranya Pak Andan mampir ke rumah kami di Jakarta. Walaupun tanah ini sebenarnya ada di desa. Namun desain bisa kita bahas di sini saja.

Semoga bisa segera mendapat tanggapan dari Pak Andan. Terima kasih pula kepada dakwatuna yang telah menayangkan artikel ini.

Wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh

Tatok – Cilacap

 

Jawaban:

Wa’alaikum salam wa rahmatullaahi wa barakaatuh

Pak Tatok yang saya hormati, beserta rekan – rekan netters dakwatuna yang saya muliakan, mohon maaf baru tampil lagi artikel desain nya. Karena akhir – akhir agak padat mengurus anak – anak yang baru lulus pesantren dan sedang persiapan ujian.

Pak Tatok, sungguh mulia niat baik bapak. Di masa pensiun nanti ingin mengabdi di kampung halaman sekaligus mengurusi rumah Allah. Semoga Allah lapangkan rezki Pak Tatok sekeluarga.

Untuk desain rumah saya mencoba membuat rumah memanjang ke belakang. Dengan pola area privasi di belakang. Ruang tidur utama, teras belakang dan dapur menghadap taman belakang yang luas. Di tengah saya buat ruang keluarga dan ruang makan yang lapang. Di sisi kiri kanan bangunan masih saya selipkan taman. Hingga udara tetap mengalir segar di dalam rumah.

Melalui area taman ini juga kamar tidur anak menjadi terang dan segar. Melalui area taman ini juga , kamar mandi utama yang terjepit di tengah ruang memiliki cahaya dan sirkulasi udara sendiri.

Untuk garasi saya buat ia berdampingan dengan wudhu laki – laki dari masjid. Hingga area ini bisa saya jadikan penghubung antara masjid dan rumah. Cocok sudah, sesama area service saling bertemu. Hingga tidak mengganggu privacy masing – masing bangunan.

Untuk masjid sendiri saya usahakan maksimal. Walaupun kecil. Badan utama masjid hanya 6 m x 6,25 m. Hingga di dalam hanya ada 6 shaf shalat. Namun karena masjid ini masih memiliki sayap di kiri dan kanan nya, maka ia akan tetap lega dan lapang.

Masjid juga memiliki ruang marbot, gudang, dapur, 4 buah kamar mandi dan tempat wudhu laki – laki dan perempuan. Dan di halaman depan masih ada tempat untuk parkir motor dan mobil.

Alhamdulillah, selesai sudah desain kita kali ini. Bagian depan muka rumah saya buat minimalis tropis. Dengan warna muda yang segar. Dengan teras muka lapang dan tiang profil plus lampu maka rumah Pak tatok benar – benar tampil menarik.

Masjid tampil dengan atap limas. Menggunakan menara menggunakan kubah di atasnya. Pola ini akan menjadi ikon masjid yang akan nampak dari jauh. Hingga ada percampuran gaya tradisional beratap limas dan gaya timur tengah dengan pola kubah.

Netters sekalian dan Pak Tatok, rumah pensiun sebaiknya 1 lantai saja, lalu tidak terlalu luas. Kemudian pola atapnya sederhana. Hal ini semata agar kelak perawatan nya mudah. Hingga tidak perlu biaya banyak untuk mengurus rumah tersebut.

Mari kita doakan agar Pak Tatok sekeluarga benar – benar dapat mewujudkan desain ini. Hingga kota Cilacap akan semakin semarak kegiatan dakwah nya.

Akhirul kalam,

Wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.

Ir. Andan Nadriasta

Kirimkan email pertanyaan / order desain / pelaksanaan ke  : [email protected]

TATOK CILACAP desain 2 denahTATOK CILACAP desain 2 LUAS MASJIDTATOK CILACAP desain 2 LUAS RUMAH TINGGALTATOK CILACAP desain 2 view 1TATOK CILACAP desain 2 view 4TATOK CILACAP desain 2 view 15TATOK CILACAP desain 2 view 17TATOK CILACAP desain 2 view 18

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Andan Nadriasta, ST
Lulusan Teknik Arsitektur angkatan 90 Univ. Pancasila. Bisa dihubungi di 0817-496-5742. Aktif menulis di media tahun 99. Sebagai pengisi rubrik griya di koran Republika. Sebelumnya sempat aktif di Tabloid Nova. Membantu pembuatan desain rumah tinggal yang di asuh oleh Ir. Nurhadi.Andan Nadriasta diambil dari bahasa sansekerta. Artinya adalah 'tangan yang berkarya'. Doa dari orang tua tersebut mengiringi segenap kegiatan dalam berkarya membuat disain rumah tinggal yang islami. Serta berdakwah di lingkungan sekitar hingga daerah yang dikunjungi.

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization