Home / Berita / Nasional / Tak Terima Ditegur Karena Melawan Arus, Pria Ini Pukuli Anggota Polantas

Tak Terima Ditegur Karena Melawan Arus, Pria Ini Pukuli Anggota Polantas

arus lalu lintas
Ruas jalan Lenteng Agung Raya kerap dijadikan area melawan arus lalu lintas. (tribunnews.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Seorang pria berinisial HR (26 tahun) nekat memukuli anggota Patroli Pengawal Ditlantas Polda Metro Jaya, Brigadir Sulikan. Sulikan dipukul di jalan Pal Merah Selatan, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Senin malam.

Penyebabnya karena tidak terima ketika ditegur petugas saat ia melawan arus lalu lintas. Bukannya berbalik arah, HR malah nekat memukuli Brigadir Sulikun.

“Pelaku nekat memukuli lantaran dia tidak terima ketika ditegur oleh petugas kalau dia melawan arus jalan,” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Mustaqim, Selasa (5/1/16), demikian dilansir republika.co.id

Menurutnya, kejadian tersebut bermula saat Sulikan yang sedang berjaga mengatur lalu lintas di Jalan Pal Merah mengetahui ada pengendara yang melawan arus. Sulikan langsung menegur pria tersebut.

Bukannya mengikuti perintah, HR (26) malah memaki-maki petugas tersebut. Tidak cukup memaki, HR (26) memukuli Sulikan dengan membabibuta.

“Sulikan tidak melawan, hanya menahan saja dengan tangannya,” kata Mustaqim.

Akibatnya, Sulikan mengalami lebam di lengan kanan dan kakinya. Sementara rahang kirinya terluka hingga tak bisa menelan makanan. Warga yang menyaksikan kejadian itu kemudian menghakimi HR.

“Rupanya HR ini pernah ditilang sebelumnya, padahal dia mengaku kalau dia wartawan, jadi kesal dengan polisi,” kata Mustaqim.

Mustaqim mengatakan, baik itu wartawan maupun polisi, semuanya sama-sama masyarakat. Jika melanggar peraturan tetap akan terkena sanksi.

Atas tindakannya, HR terancam 5 tahun penjara karena melawan petugas dan Pasal 351 dengan ancaman 2,8 tahun.

Berdasarkan pantauan dakwatuna.com, aksi melawan arus lalu lintas sudah menjadi pemandangan rutin setiap pagi hari. Kemacetan parah arus lalu lintas kerap dijadikan pembenaran tindakan yang sangat membahayakan ini.

Salah satu titik yang sering dijadikan area untuk melawan arus adalah sepanjang jalan Lenteng Agung hingga Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Beberapa kali razia yang dilakukan Polantas tidak urung membuat mereka jera, bahkan para pengendara yang melawan arus lalu lintas tersebut rela kucing-kucingan dengan petugas dan keluar masuk gang-gang kecil untuk mengelabui petugas yang berjaga.

Memang dibutuhkan kesadaran dari pengendara khususnya roda dua, bahwa tindakan mereka tersebut sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Unggul di Polling Online, Tim Anies-Sandi: Kemenangan Makin Dekat

Organization