Topic
Home / Berita / Nasional / Bertanggung Jawab Atas Kemacetan Akhir Tahun, Djoko Sasono Mengundurkan Diri

Bertanggung Jawab Atas Kemacetan Akhir Tahun, Djoko Sasono Mengundurkan Diri

Direktur Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kemenhub, Djoko Sasono. (teropongsenayan.com)
Direktur Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kemenhub, Djoko Sasono. (teropongsenayan.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Sebagai bentuk tanggungjawab atas kemacetan panjang yang terjadi saat liburan akhir tahun 2015 lalu, Direktur Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kemenhub, Djoko Sasono memilih mundur dari jabatannya.

“Angkutan Natal tahun 2015 dan tahun baru 2016 memberikan kepada kami pengalaman yang baik, dan tentunya dengan adanya kejadian-kejadian kemarin masyarakat tentu merasa tidak nyaman,” kata Djoko saat menggelar jumpa pers di Kantor Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Sabtu (26/12/2015) malam sebagaimana dilansir detikcom

“Sebagai bentuk tanggung jawab saya, dengan ini saya menyatakan berhenti sebagai Dirjen Perhubungan Darat. Ini adalah tanggungjawab saya terhadap tugas-tugas saya,” lanjut Djoko.

Djoko menambahkan, ia tak ingin hal seperti kemarin terjadi lagi. Ia merasa sangat bertanggung jawab dan pada akhirnya memilih untuk mundur.

“Saya ingin sampaikan bahwa terkait dengan hal demikian, saya sebagai Dirjen Perhubungan Darat, merasa bertanggung jawab atas hal-hal ini. Saya secara pribadi tidak ingin membuat situasi seperti yang terjadi,” ujar Djoko.

Djoko belum mau menjelaskan lebih jauh mengenai alasannya mundur. Ia mengatakan akan menjelaskan lebih detail pada Minggu (27/12/15) pagi.

“Selengkapnya akan saya sampaikan besok pagi,” jelasnya.
Menjelang libur akhir tahun 2015, lalu lintas di sejumlah jalan tol Jakarta yang menuju ke Cikampek macet sejak Kamis (24/12/2015) pagi. Kemacetan mengular dari kawasan Slipi, Rawamangun, dan Pondok Indah yang menuju Cawang-Cikampek.

Sementara, Kepala Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Risyapudin Nursin mengatakan, kemacetan disebabkan karena padatnya kendaraan yang menggunakan Tol Cikampek.

“Iya ini macet kan karena libur panjang. Semuanya ke Cikampek, Jagorawi, ada ke Sumatera. Jadi pengin liburan, kemudian padat dan terjadi penumpukan,” ujar Risyapudin Nursin, dikutip dari liputan6com

Kemacetan hari ini, jelas dia, berbeda dengan kemacetan yang kerap terjadi di Jakarta saat jam kantor.

“Kalau jam kerja kita cuma diserbu sama yang sudah biasa menuju daerah tersebut, tapi ini semua orang Jakarta kan ada yang mau ke Jawa, Bandung, terus Sumatera, serempak semua, kayak mau nyerbu,” ungkap dia. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Doa dan Munajat untuk Keselamatan Dalam Menghadapi Pandemi COVID-19

Figure
Organization