Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Sebuah Pilihan

Sebuah Pilihan

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (helenfrost.com.au)
Ilustrasi. (helenfrost.com.au)

Kehidupan ini dalam sebuah pilihan bagi makhluk yang disebut sebagai manusia. Mereka hidup harus mempunyai konsep yang baik serta tepat dalam memilih kehidupannya, pastinya yang terbaik dan cocok untuk dirinya. Mengapa demikian? Karena manusia harus bisa menghadapi dan menangani masalah yang muncul di masa yang akan datang. Tentunya, pilihan tersebut harus berdasarkan dengan kemampuan manusia itu sendiri. Apakah mereka mampu menghadapi, menangani, dan mencari solusi terbaik, jika menemukan masalah tersebut? Maka dari itu, pastikan diri kita untuk yakin, berani, dan mempunyai keinginan yang kuat dalam memilih pilihan yang berdasarkan kapasitas kita. Kemudian, dalam menjalankan pilihan, harus diiringi dengan rasa sabar, ikhlas dan tetap semangat dalam menjalani pilihan kita, karena hanya Allah-lah yang paling baik sebagai penentu jalan kehidupan kita.

Memang benar, Allah adalah sebaik-baik penentu, tetapi Allah hanya menentukan apakah pilihan yang kita pilih itu baik atau buruk buat kita dan kitalah yang paling berperan dalam menentukan pilihan kita ketika hidup. Memang, hidup itu tidak semudah apa yang keluar dari ucapan kita, apa yang kita rencanakan di masa mendatang, dan tak semudah apa yang kita bayangkan, tetapi kita harus tetap berusaha, gigih, dan semangat dalam memperjuangkan pilihan kita. Maka dari itu, pilihan yang kita pilih harus setara dengan kemampuan yang kita miliki, begitupun disertai dengan niat yang ikhlas ketika kita menjalaninya. Karena di dalam hidup ini dihadapi berbagai pilihan, maka kita sebagai makhluk sempurna ciptaan Allah harus memegang strategi untuk mengatur kehidupan kita. Seorang motivator terkenal ‘Ipho Santosa’ mengatakan bahwa dalam sebuah kehidupan ada rumus yang berbunyi “ABCD”, apa makna yang diakandungnya?

“ABCD” itu merupakan sebuah kepanjangan dari A adalah Allah, B adalah Birth, C adalah Choice, dan D adalah Death. Apa maksud dari rumus ini? Penulis menyimpulkan sendiri apa maksud dari rumus tersebut. Mari kita perhatikan sejenak, Allah adalah Tuhan atau Rab yang mengatur segala sesuatunya yang berhubungan dengan kehidupan manusia dan Allah-lah sebagai Penentu dari segala apa yang telah diusahakan oleh manusia. Nah, Birth disini yakni kelahiran dan mempunyai arti sebagai kehidupan manusia. Sebagai manusia, kita harus bersyukur ketika sudah diberikan hidup oleh Sang Pencipta dan harus bisa memilih, tentunya yang sesuai dan baik untuk kehidupan kita. Kemudian, kehidupan tersebut tak boleh disia-siakan dengan pilihan-pilihan yang buruk dan harus ditentukan dengan sebuah pilihan yang menuntun ke arah yang baik di kehidupan yang mendatang. Kemudian, Choice adalah sebuah pilihan. Pilihan itu diambil atas dasar kapasitas yang kita miliki sebagai manusia, jikalau kita masih mampu dengan pilihan kita ketika hidup dan berani ambil resiko, ambillah!! Jangan ragu!! serta diiringi dengan keyakinan penuh dengan pilihan itu. Kemudian, yang terakhir adalah D yang berarti kematian.

Sebuah kematian adalah ujung dari semua permasalahan yang ada di dunia, tetapi kita sebagai manusia pasti dan tentu harus banyak berbuat kebaikan agar kematian kita kelak menjadi husnul khotimah dan kematian ini bukanlah sebagai pilihan melainkan takdir yang telah ditentukan oleh Allah SWT. Jadi, hidup itu merupakan pilihan yang harus ditempuh dengan usaha, tekad yang kuat, keyakinan dan keberanian terhadap resiko yang akan dihadapi.

 

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Seorang anak yang terlahir dari keluarga sederhana. Mencoba mewujudkan mimpi dengan meuntut ilmu di Universitas Islam negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Saat ini sedang duduk di semester sembilan jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Humaniora. Beberapa pengalaman yang dimiliki oleh Zulmi adalah Inisiator gerakan Sobat Berbagi, fasilitator di sekolah Public Speaking Winning Indonesia, staff pengembangan bahasa asing (Arab dan Inggris) di HISADA dan Staff Pengembang keorganisasian RISMA Al-Ittihad. Saat ini, Zulmi sedang aktif di beberapa komunitas dan organisasi, yaitu Kita Gerak, RISMA Al-Ittihad, Young Volunteers of GYPSY, Sobat Berbagi, dan High Voltage Public Speaking. Cita-cita Zulmi ingin menjadi seorang motivator yang handal dan memberikan energi positif pada semua orang pada tingkat nasional.

Lihat Juga

Kiat Bertahan Hidup

Organization