Home / Berita / Nasional / Kunjungi DPR, Jubir HTI Sampaikan Aspirasi Soal Freeport

Kunjungi DPR, Jubir HTI Sampaikan Aspirasi Soal Freeport

Perwakilan HTI temui Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, Senin (14/12/2015)
Perwakilan HTI temui Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, Senin (14/12/2015)

dakwatuna.com – Jakarta. Perwakilan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto, bersama organiasi masyarakat (Ormas) lainnya seperti Sarikat Islam, Bela Negara, Islamic Brotherhood, Laskar Antikorupsi Pejuang 45 (LAKI 45) berkunjung ke DPR RI untuk menyampaikan aspirasi persoalan Freeport. Rombongan diterima oleh Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

“Dalam Islam, barang tambang seperti emas merupakan milkiyah ‘ammah (pemilikan umum). Tidak boleh diserahkan kepada swasta, baik domestik maupun asing. Oleh sebab itu, berkaitan dengan perpanjangan kontrak Freeport hanya ada satu kata: ‘Stop kontrak karya Freeport!’” kata Juru Bicara HTI Ismail Yusanto, seperti dikutip dari situs resmi HTI, hizbut-tahrir.or.id, Selasa (15/12/2015).

Sementara itu, perwakilan Bela Negara Kivlan Zen mengatakan, Freeport telah mengadu-domba dan menghancurkan Indonesia melalui konflik antara DPR RI dengan pemerintah. “Pemerintah telah mencurigai DPR dan sebaliknya,” ujar mantan Kastaf Kostrad ini, seperti yang dilansir JPNN, Senin (14/12/2015).

Kivlan pun mengecam Menteri ESDM SUdirman Said yang dinilainya terlalu berpihak pada Freeport. Padahal, lanjut Kivlan, Presiden Joko Widodo telah tegas mengatakan bahwa kontrak Freeport tidak akan dibahas sebelum 2019.

“Tapi, kenyataannya oleh Menteri ESDM Sudirman Said, sudah ada perpanjangan, berarti ini ada pelanggaran undang-undang, dan hanya melalui Pansus Freeport semuanya bisa diungkap,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Fahri Hamzah mengatakan bahwa apa yang disampaikan para perwakilan Ormas sejalan dengan DPR. Dia mengungkapkan, bahwa DPR akan mengusahakan terbentuknya Panitia Khusus (Pansus) investigasi Freeport.

“Kami sudah menyadari apa yang sedang terjadi. Karenanya, kami tengah berupaya mendorong terbentuknya Pansus investigasi Freeport,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. (abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Referendum Mesir, Cara As-Sisi Untuk Berkuasa Hingga 2030

Organization