Home / Berita / Nasional / Buwas Ancam Pengusaha Hiburan Malam

Buwas Ancam Pengusaha Hiburan Malam

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso (cnninsonesia.com)
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso (cnninsonesia.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan ada keterkaitan antara pengedar narkotika, pengguna narkotika dan dunia malam. Sehingga ia berjanji akan menindak tegas dengan memidanakan pengusaha hiburan malam jika terbukti adanya peredaran narkotika dalam tempat usahanya.

Menjelang perayaan tahun baru, ia mengakui akan adanya peningkatan konsumsi narkotika. Ia berjanji memanggil pengusaha tempat hiburan malam di DKI Jakarta untuk memberikan pengarahan terkait penyelanggaraan pesta tahun baru.

“Dalam waktu dekat kami akan panggil pengusaha tempat hiburan malam. Kami akan bangun komitmen dengan mereka,” ujar pria yang biasa disapa Buwas usai melakukan pemusnahan Sabu 164 kg di Kantor BNN pada Selasa, (14/12/15), sebagaimana dilansir republika.co.id

Buwas mengatakan usaha pencegahan paling awal bisa dimulai dari tempat hiburan malam. Tujuannya agar pengusaha hiburan malam memberi larangan ke setiap pengunjung. Dengan demikian, Buwas merasa bisa menurunkan angka peredaran dan penggunaan narkotika. Apalagi dunia hiburan malam amat berkaitan dengan peredaran narkotika.

“Nanti pak Ahok, ketua DPRD DKI Jakarta (Prasetyo Edi Marsudi) akan dihadirkan untuk membuat komitmen bersama seluruh pengusaha malam,” tegasnya.

Ia menekankan, jika komitmen tersebut dilanggar, maka akan ada sanksi bagi pengusaha tempat hiburan malam. Ia pun mengimbau supaya pesta boleh saja dilakukan asalkan tidak menggunakan narkotika.

“Saya sebagai kepala BNN ada komitmen, pesta boleh tapi tidak pakai narkoba, dan itu peran para pemilik tempat hiburan malam, kita hanya lakukan pengawasan dan operasi. Jika tertangkap, para pemilik tempat hiburan malam ini harus tanggung jawab dan bisa dipidanakan semua wilayah seluruh Indonesia,” ujarnya.

Beberapa waktu yang Kepala BNN Komjen Budi Waseso menyambangi Ketua DPRD Prasetyo Marsudi.  Salah satu topik pembicaraan pada pertemuan hari itu adalah BNN akan melakukan pengamatan kepada beberapa tempat hiburan malam yang dianggap menjadi sarang penyebaran narkoba.

“Kita masukannya terhadap tempat-tempat khusus itu di mungkin kan dan hasil peredaran kita masalah narkoba itu. Bagaimana upaya-upaya pencegahannya artinya juga ada pertanggungjawaban dari pemilik atau pengelola tempat-tempat itu juga. Bagaimana tanggung jawabnya itu akan diatur,” jelas Buwas kepada wartawan di kantor DPRD, Jl Kebon Sirih, Jumat (16/10/2015), dikutip dari detikcom

Saat ditanya tempat mana saja yang saat ini telah diamati, Buwas enggan merinci secara spesifik.

“Yang jelas kita sudah mengamati itu (tempat hiburan yang rawan), kita telusuri sekarang. Ini langkah-langkah ini dalam rangka pencegahan dan manakala langkah-langkah ini sudah kita lakukan ternyata itu tidak efektif ya kita lakukan nanti pemberantasan dan penindakan,” kata dia.

Hal lain yang akan ditelisik terkait Raperda tentang narkoba adalah penutupan tempat hiburan malam. Sebelumnya DPRD mengusulkan untuk membatasi jam operasi diskotek di Jakarta hingga pukul 00.00 WIB. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Pecahkan Kaca dengan Kepala, WN Turki Ini Selamat dari Serangan Teroris di Selandia Baru

Organization