Topic
Home / Berita / Nasional / Kegaduhan Atas Pengaduan Menteri ESDM Hanya Mengalihkan Esensi Kewajiban Freeport

Kegaduhan Atas Pengaduan Menteri ESDM Hanya Mengalihkan Esensi Kewajiban Freeport

Kawasan tambang Freeport. (ilustrasi) (freewestpapua.org)
Kawasan tambang Freeport. (ilustrasi) (freewestpapua.org)

dakwatuna.com – Kegaduhan MKD atas pengaduan Menteri ESDM Sudirman Said, sangat disayangkan oleh Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). KAMMI menganggap laporan etika dewan ini hanya membuat publik luput dari esensi dan masalah sesungguhnya. Ketua Umum PP KAMMI, Kartika Nur Rakhman mengatakan bahwa Freeport berhasil mengadu domba Indonesia lewat MS (4/11/2015).

“KAMMI memandang kegaduhan yang terjadi hanya mengaburkan penglihatan publik. Freeport yang seharusnya melaporkan sejauh mana perkembangan smelter di dalam negeri, bagaimana kewajiban divestasi 20% tahun ini, dll, menjadi teralihkan. Publik hanya disuguhkan dengan drama adu domba sesama Indonesia,” tegas Kartika Nur R.

Berdasarkan PP 77 Tahun 2014 sebagai bentuk penguatan UU Minerba. Kewajiban divestasi Freeport untuk Indonesia menjadi 20% jatuh tempo akhir tahun ini.

Kartika menambahkan, “Hingga kini Freeport masih berkelit dan bertele-tele bicara divestasi. Jika Freeport tidak memenuhi kewajibannya tahun ini, maka layak pelanggaran ini dibawa ke Mahkamah Arbitrase Internasional.”

KAMMI menegaskan mendukung dan mendorong sepenuhnya kepada Jokowi untuk mengambil alih Freeport sesuai amanat 33 UUD 1945. (dakwatuna/hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization