Home / Berita / Daerah / Innalillahi, Polisi Sholeh Itu Tewas Saat Menolong Seorang Ibu yang Tenggelam

Innalillahi, Polisi Sholeh Itu Tewas Saat Menolong Seorang Ibu yang Tenggelam

Almarhum Akp Mukhlis bersama majelis zikir Ad-Zikra. (Facebook KH Muhammad Arifin Ilham)
Almarhum Akp Mukhlis bersama majelis zikir Ad-Zikra. (Facebook KH Muhammad Arifin Ilham)

dakwatuna.com – Jakarta. Akp Mukhlis, perwira pertama terbaik yang berdinas di Sat Brimob Polda Jawa Barat Subden 3 Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tewas saat menolong seorang ibu yang tenggelam, Kamis (26/11/2015).

Anggota Brimob yang saat ini menjabat sebagai Danki Brimob Subden 3 Cipanas itu, tewas terbawa arus di Sungai Cikundul, Kabupaten Cianjur, Kamis (26/11/2015) sekitar pukul 09.30 WIB.

“Kala itu, Almarhum sedang stand by di Sungai Cikundul tepatnya di Bendungan Leuwi Pogor, Kampung Cipurut, Desa Cijagang, Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur dalam rangka giat pengamanan arung jeram,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, seperti yang dikutip Tribunnews, Kamis (26/11/2015).

Sementara itu, Ustadz Muhammad Arifin Ilham melalui Fanpage pribadinya KH Muhammad Arifin Ilham mengungkapkan, bahwa almarhum adalah seorang anggota polisi yang sholeh. Bersama keluarganya, almarhum selalu hadir dalam majelis zikir Ad-Zikra pimpinan Ustadz Arifin.

“Sesungguhnya kita semua milik ALLAH dan semua kita akan kembali kepada ALLAH. Akp Mukhlis adalah anggota BRIMOB yg selalu hadir zikir bersama keluarga beliau, (istri beliau seorang muallaf) dan sekaligus beliau komandan koordinasi setiap Tawshiyah Zikir Akbar di mesjid Az Zikra Sentul,” tulis Ustadz Arifin, Jumat (27/11/2015).

Lebih lanjut Ustadz Arifin menilai, almarhum Mukhlis merupakan anggota polisi yang rendah hati, murah senyum, penyayang, dermawan, selalu menjaga wudhu, selalu berjamaah dan aktif dalam kepengurusan mesjid.

“Beliau wafat karena demi untuk menyelamatkan seorang ibu yg tenggelam dalam arus yg deras sungai Cigundul Cianjur. Alhamdulillah beliau berhasil mendorong dan menolong ibu itu ketepian arus sungai yg deras, namun beliau sendiri terbawa arus hingga Allah wafatkan. Dan para sahabat yg menyaksikan beliau sempat mendengar almarhum bertakbir berkali kali. Allahu Akbar memang almarhum hamba Allah yg selalu berzikir terutama setiap hari dg wirid al Asmaaul Husna,” tambah Ustadz Arifin.

Saat ini, masih kata Ustadz Arifin, justru rakyat dan bangsa Indonesia membutuhkan sosok aparat seperti Mukhlis yang sabar, santun, lembut, amanah tetapi tetap tegas.

“Kini polisi sholeh yg mulia yg rela mengorbankan diri tenggelam demi menyelamatkan seorang ibu itu menghadap Allah. Sungguh negeri ini sangat merindukan polisi sholeh seperti almarhum tercinta yg sayang pada rakyatnya karena Allah,” ujar Ustadz Arifin. (abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Pecahkan Kaca dengan Kepala, WN Turki Ini Selamat dari Serangan Teroris di Selandia Baru

Organization