Home / Berita / Internasional / Asia / Etnik Kurdi Benteng Khilafah Utsmaniyah, Kenapa Memberontak Turki Sekarang? (Bagian 3)

Etnik Kurdi Benteng Khilafah Utsmaniyah, Kenapa Memberontak Turki Sekarang? (Bagian 3)

Erdogan dan Pemimpin PKK, Ocelan.
Erdogan dan Pemimpin PKK, Ocelan.

dakwatuna.com – Ankara. Pada tahun 1970-an, Partai Buruh Kurdistan (PKK) berdiri, dan mengampanyekan disintegrasi Kurdi dari Turki. Kurdi akan mendirikan sebuah negara Kurdi di wilayah Turki bagian timur.

Propaganda ini mendapatkan sambutan luas dari etnik Kurdi yang telah merasakan pahitnya hidup di bawah pemerintahan Turki pasca runtuhnya Khilafah Utsmaniyah dan digantikan dengan Republik Turki.

Karena membawa perasaan selalu dizhalimi inilah, mayoritas etnik Kurdi tidak peduli dengan ideologi PKK yang kiri-atheis, jauh berbeda dari kenyataan etnik Kurdi yang sangat berpegang pada ajaran Islam, bahkan disebut-sebut konservatif.

Oleh karena itu, bisa kita simpulkan bahwa sebenarnya permasalahan etnik Kurdi tidak dengan etnik Turki, tapi dengan rezim-rezim militer yang berkuasa sejak runtuhnya Khilafah Utsmaniyah. Bukan hanya etnik Kurdi yang merasakan kezhaliman mereka, tapi seluruh rakyat Turki yang memegang teguh ajaran Islam.

Tidak ada masalah antara Kurdi-Turki. Bahkan sebuah lembaga penelitian strategis menyatakan bahwa sepertiga etnik Turki memiliki kerabat dari etnik Kurdi. Demikian pula sebaliknya, banyak etnik Kurdi yang mempunyai kerabat dari etnik Turki. Hubungan keduanya sangat erat, dan sama sekali tidak ada masalah. (msa/dakwatuna)

Etnik Kurdi… (Bagian 1)

Etnik Kurd… (Bagian 2)

Etnik Kurdi… (Bagian 4)

Etnik Kurdi… (Bagian 5)

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Lagi, Turki Kirim Tentaranya ke Suriah