Topic
Home / Berita / Nasional / Enam Poin Rekomendasi Rakernas I MUI Tentang Pendidikan

Enam Poin Rekomendasi Rakernas I MUI Tentang Pendidikan

(syariahcenter.com)
(syariahcenter.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Rapat Kerja Nasional I 2015 Majelis Ulama Indonesia yang digelar pada pada 10-12 November 2015 di Ancol, Jakarta mengeluarkan sejumlah rekomendasi, salah satunya dari aspek pendidikan.

“Setelah me-refer Khutbah Iftitah Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, amanat Menteri Agama dan saran pendapat para peserta, Rakernas I MUI tahun 2015 merekomendasikan beberapa aspek,” kata Ketua Tim Perumus Pokok Pikiran dan Rekomendasi Eksternal MUI AM Romly di Jakarta, sebagaimana dilansir antaranews.com, Kamis (12/11/15).

Romly mengatakan MUI lewat Rakernas I 2015 mengeluarkan sejumlah rekomendasi dari berbagai aspek seperti aspek agama, aspek internasional, aspek sosial budaya, perempuan dan perlindungan anak, aspek pendidikan, aspek ekonomi, aspek hukum dan aspek politik.

Dia mengatakan terdapat enam poin rekomendasi Rakernas MUI dari aspek pendidikan, di antaranya sebagai berikut:

1. Mendorong adanya Undang-Undang tentang Pendidikan Pesantren atau Undang-Undang tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan yang sudah ada di Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Hal ini bertujuan untuk memposisikan secara sejajar (equal) mengenai dasar pengaturan pendidikan di pesantren dengan pendidikan umum.

2. Pemerintah hendaknya melaksanakan pendidikan gratis dan berkualitas mulai dari Pendidikan PAUD, SD, SMP/MTs, SMA/MA, Sarjana (S1) hingga Pascasarjana S2 dan S3.

3. Membentuk kebijakan pendidikan berbasis kultur ke-Indonesia-an dan menghapus liberalisasi dan komersialisasi terhadap pendidikan yang merupakan hak dasar setiap rakyat Indonesia dan diatur oleh Undang-Undang Dasar.

4. Merealisasikan anggaran pendidikan 20 persen sesuai UUD 1945 dan menghentikan pemotongan subsidi pendidikan dengan alasan dan dalih apapun.

5. Menghentikan dikotomi pendidikan pesantren dan pendidikan umum untuk pembangunan pendidikan yang berwawasan karakter ke-Indonesiaan (kontra dengan poin 1).

6. Meningkatkan kualitas pendidikan agama pada satuan pendidikan formal mulai dari pendidikan dasar sampai tingkat menengah.

Sementara itu dikutip dari mui.or.id, Rakernas mengambil tema ”Memperkuat Konsolidasi Organisasi Untuk Meningkatkan Peran MUI Dalam Melayani dan Melindungi Umat”.

Usman Yatim, Humas Panitia Rakernas  mengatakan, Rakernas ini merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Nasional IX MUI pada 24-27 Agustus 2015 di Surabaya. Munas MUI tersebut telah menghasilkan berbagai putusan, antara lain terbentuknya pimpinan harian MUI Pusat masa khidmat 2015-2020 dan Garis Besar Program Kerja MUI 2015-2020. Sebelum pembukaan Munas, Ketua Umum MUI Pusat Dr KH Ma`ruf Amin didampingi Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat Prof Dr M Din Syamsuddin akan memberikan arahan kepada pengurus paripurna.

Selain untuk mensosialisasikan dan menjabarkan Garis Besar Program hasil Munas IX MUI Tahun 2015 dalam bentuk Program Kerja MUI Pusat 2015-2020, Rakernas kali ini juga untuk mengonsolidasikan kepengurusan dan program kerja organisasi MUI secara nasional di berbagai bidang kegiatan.

Rakernas juga akan menghasilkan sumbangan pemikiran kepada umat Islam dan bangsa, khususnya mengenai pemberdayaan di bidang kemasyarakatan dan peningkatan pemahaman keagamaan. “Acara ini nanti akan mengeluarkan rekomendasi Rakernas MUI Tahun 2015,” ujar Usman Yatim. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Amnesti Internasional Beri Enam Rekomendasi pada Bin Salman

Figure
Organization