Home / Berita / Internasional / Afrika / ISIS Klaim Jatuhkan Pesawat Rusia di Mesir

ISIS Klaim Jatuhkan Pesawat Rusia di Mesir

Pesawat Rusia jatuh di Mesir. (almaghribtoday.net)
Pesawat Rusia jatuh di Mesir. (almaghribtoday.net)

dakwatuna.com – Kairo. ISIS cabang Mesir atau yang sering menamakan dirinya Wilayah Sinai (Negara Bagian Sinai), menyatakan bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat penumpang Rusia yang dinyatakan jatuh di dataran Sinai, Sabtu (31/10/2015) kemarin.

Wilayah Sinai mempublikasikan hal tersebut melalui akun resmi organisasi di twitter. Dikatakan telah berhasil menjatuhkan pesawat Rusia di dataran. Hal ini disebutkan sebagai aksi balas dendam atas intervensi Rusia di Suriah.

Sementara itu, menteri perhubungan Rusia, Maxim Sokolov, mengatakan, “Klaim bahwa pesawat kami jatuh karena serangan teroris adalah klaim yang tidak teliti. Saat ini sudah banyak tersebar di media bahwa pesawat Rusia jatuh karena serangan roket anti pesawat. Informasi ini tidak teliti.”

Sokolov juga mengatakan, “Hingga saat ini belum ada bukti yang menguatkan bahwa pesawat jatuh karena kerusakan teknis, kesalahan pilot, atau faktor eksternal.”

Pemerintah Mesir, hari ini, menyatakan sebuah pesawat Rusia yang membawa 224 orang penunpang (217 penumpang, dan 7 awak pesawat) jatuh di dataran Sinai, Mesir. Pesawat lepas landas dari airport Sharm Al-Shaikh menuju Saint Petersburg, Rusia.

Beberapa media Mesir memberitakan bahwa pihak Mesir telah berhasil menentukan posisi jatuhnya pesawat, 50 km sebelah selatan kota Arish. Tidak lama kemudian berhasil menemukan bangkai pesawat yang benar-benar telah hancur.

Perdana menteri Mesir bersama beberapa menterinya bahkan dikabarkan telah terbang dengan pesawat khusus ke lokasi kecelakaan. (msa/dakwatuna)

Sumber: Alhayat

Advertisements

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 4,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Sembilan Negara Ini Miliki Senjata Paling Berbahaya di Dunia