Topic
Home / Berita / Silaturahim / Rendahnya Kesadaran Menjaga Kesehatan Anak, LKC Terjunkan Tim Medis Ke Sembalun Lombok Timur

Rendahnya Kesadaran Menjaga Kesehatan Anak, LKC Terjunkan Tim Medis Ke Sembalun Lombok Timur

Salah satu kegiatan Tim Medis LKC di daerah Sembalun - Lombok Timur. (LKC DD)
Salah satu kegiatan Tim Medis LKC di daerah Sembalun – Lombok Timur. (LKC DD)

dakwatuna.com – Lombok Timur.  Rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan terlihat di daerah Sembalun – Lombok Timur. Desa yang diapit indahnya gunung Rinjani itu ternyata banyak menyisakan beberapa pekerjaan rumah dalam kenyataan sehari-hari. Para ibu yang memiliki bayi balita masih menganggap posyandu bukan bagian dari pentingnya menjaga kesehatan anak-anaknya, karena ketika anaknya sudah berumur 12 tahun atau imunisasi sudah lengkap mereka tidak lagi datang untuk menimbang anaknya ke posyandu sebagi pemantauan kesehatan.

Dalam kegiatannya, LKC Dompet Dhuafa yang menerjunkan tim kesehatannya  selama 9 hari (5-13/10) melakukan banyak terobosan terkait dengan Program Klaster Mandiri Sembalun yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa, diantara kegiatan tersebut yaitu persiapan Focus Group Discussion (FGD) dan persiapan pelatihan kader sehat, pelatihan posyandu, senam sehat dan pembukaan posbindu juga kunjungan rumah ke kader-kader yang telah dilatih.

Kita melakukan persiapan banyak terkait dengan kegiatan kali ini, selain melakukan FGD juga kita mengunjungi Puskesmas Pembantu (Pustu-Red) serta kunjungan ke  bidan desa, hal ini kita lakukan mengingat perlunya kordinasi agar ketika kita kembali ke Jakarta kegiatan disini masih berlanjut dan ada yang mengontrol” terang Ani Rohayani, Am.Keb.

Masih kata Ani, dalam upaya meningkatkan tingkat kesehatan warga sembalun, LKC Dompet Dhuafa juga melatih beberapa kader kesehatan melakukan senam,

Disini untuk melakukan senam sangat susah, karena selain kesadaran masyarakat terhadap olah raga juga kurang selain itu biaya untuk memanggil instruktur senamnya pun termasuk tinggi, padahal Senam sehat merupakan bagian dari usaha pencegahan dari mengidapnya penyakit” kata Ani

Pada FGD tersebut, LKC Dompet Dhuafa juga lebih menitik beratkan pencegahan ketimbang pengobatan yang dilakukan, apalagi setelah mewawancara bebrapa warga bahwa mereka umunya tidak memiliki kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

“Biasanya mereka males untuk ngurus-ngurus administrasinya, baru kalau sudah sakit mereka merasa repot harus mempersiapkan banyak hal termasuk kartu BPJS” ungkap Ani mengakhiri (GM/sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Para Dokter Suriah Ini Bercerita Tentang Tragedi Medis di Ghouta Timur

Figure
Organization