Home / Berita / Daerah / Kisah Pemuda Kuliah Bermodal Jahe Merah

Kisah Pemuda Kuliah Bermodal Jahe Merah

Petani muda, Wahyu Widodo (GATRAnews/Rizaldi Abror)
Petani muda, Wahyu Widodo (GATRAnews/Rizaldi Abror)

dakwatuna.com – Jakarta. Petani muda Wahyu Widodo, kini bisa duduk di bangku kuliah setelah berhasil mengembang usaha taninya dengan menanam bibit jahe merah. Usahanya ini, bukan dengan tanpa tantangan. Wahyu sempat mengalami kegagalan dalam panen, bahkan Wahyu juga mendapat cemoohan dari warga sekitar tempat tinggalnya. “Anak kecil tau apa tentang bertani,” demikian kata sebagian warga di desanya.

Pria asal Sragen, Jawa Tengah ini, awalnya hanya seorang anak petani yang kesehariannya hanya membantu kedua orang tuanya bertani di sawah, dan tidak memiliki biaya untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang Universitas. Dengan keinginannya yang sangat kuat untuk menjadi wirausaha, Wahyu kerap menolak permintaan kedua orang tuanya untuk bekerja di pabrik-pabrik seperti pemuda desa pada umumnya.

“Saya ingin membuka usaha sendiri,” ujar Wahyu seperti yang dilansir Republika Online, Sabtu (3/10).

Kesuksesan Wahyu, diawali ketika Wahyu diajak oleh seorang petugas perpustakaan daerah di Kabupaten Seragen, Jawa Tengah untuk mengikuti pelatihan komputer dan internet. Wahyu tak menyadarinya bahwa pelatihan tersebut merupakan pintu kesuksesannya kini.

Usai mengikuti pelatihan, Wahyu seringkali ke perpustakaan untuk browsing internet, membaca buku, dan menonton video motivasi. Suatu hari usai mengobrol dengan pamannya, Wahyu mendapat inspirasi untuk menanam bibit jahe merah. Dengan modal yang diberikan oleh kakak dan orangtuanya sebanyak Rp400 ribu, Wahyu membeli bibit jahe merah dan menanamnya di lahan 1×3 meter persegi.

Hasil Panen

Setelah sebulan..

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Kesaksian Warga Desa Kamboja Hempaskan Megaproyek Cina (Bagian 1)

Organization