Home / Berita / Nasional / Musibah Crane, Wagub Jabar: Mereka Syuhada

Musibah Crane, Wagub Jabar: Mereka Syuhada

Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar.  (jabarprov.go.id)
Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar. (jabarprov.go.id)

dakwatuna.com – Bandung. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menuturkan para korban akibat bencana alam badai pasir dan angin kencang di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, adalah orang yang meninggal dunia di jalan Allah SWT atau syuhada.

“Mereka itu saya kira syuhada karena mereka mengembuskan napas terakhir di tempat terbaik, di waktu terbaik dan di saat menjalankan ibadah terbaik,” kata Deddy Mizwar, sebelum menghadiri malam puncak Festival Film Bandung 2015, di Monumen Perjuangan Rakyat (Monju) Jawa Barat Kota Bandung, sebagaimana dilansir merdekacom, Sabtu (12/9/15) malam.

Mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dia menyampaikan belasungkawa atas tragedi yang terjadi di Masjidil Haram, Arab Saudi tersebut, terlebih salah satu korban meninggal dunianya berasal dari Jawa Barat.

“Bagaimana pun saya turut berduka. Kami turut berbela sungkawa tentunya,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan juga menyampaikan duka yang mendalam bagi seluruh korban, khususnya yang berasal dari Jawa Barat.

“Saya atas nama Pemprov Jabar berbela sungkawa atas musibah yang terjadi di Masjidil Haram yang menimpa banyak jamaah Indonesia, secara khusus pula ada Jamaah yang berasal dari Jawa Barat, kita akan perhatikan,” kata Aher dalam siaran persnya, Sabtu (12/9/15), dikutip dari republika.co.id.

Pada tanggal 16 September 2015 Aher akan berangkat ke Makkah sehingga ia berharap bisa bertemu langsung para korban luka yang dirawat di rumah sakit di sana.

“Mudah-mudahan bisa langsung melihat para korban terutama para korban luka yang masih hidup karena cukup banyak dari Jawa Barat, yang wafat juga ada satu dari Jawa Barat,” kata dia. Pihaknya akan memberikan santunan bagi keluarga korban akibat bencana alam di Arab Saudi asal Jawa Barat.

Badai pasir dan angin kencang melanda Makkah hingga mengakibatkan sebuah alat berat berupa crane patah dan menimpa bangunan di kawasan Masjidil Haram. Insiden tersebut sedikitnya merenggut nyawa 107 orang dan mengakibatkan 238 orang lainnya cedera, di antaranya terdapat orang Indonesia. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Kloter Pertama Jamaah Haji Iran Tiba di Saudi

Organization