Home / Berita / Rilis Pers / DDII Kota Bandung: Ganyang PKI, Turunkan Jokowi

DDII Kota Bandung: Ganyang PKI, Turunkan Jokowi

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (Muchsin al-Fikri)
Ilustrasi. (Muchsin al-Fikri)

dakwatuna.com – Hampir satu tahun sudah negara ini dipimpin oleh rejim Jokowi-JK. Namun ekspektasi dan harapan perubahan yang dijanjikan semakin menjauh dari kenyataan. Negara diurus secara serampangan dan jauh dari propesionalisme. Ekonomi semakin mendekati kehancuran dan kebangkrutan yang ditandai dengan melemahnya nilai tukar rupiah yang kini sudah mencapai Rp. 14.060/1$. Cengkeraman pihak Asing dan Aseng semakin menggurita menguasai Sumber Daya Alam yang tergadaikan. PHK massal kini menjadi horor yang meneror kaum buruh pribumi yang semakin termarjinalkan. Sementara jutaan imigran Cina Tiongkok terus didatangkan secara terencana dan terprogram. Hubungan luar negeri dengan poros Jakarta-Beijing terasa semakin mesra. Dan para kader PKI diberikan karpet merah untuk dipersilakan kembali menebarkan ajaran Machiavelisme, leninisme dan Komunisme kepada bangsa religius ini.

Sebelum negeri ini mengalami kebangkrutan dan kehancuran yang lebih parah, maka Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia Kota Bandung dengan ini menyampaikan taushiyah sebagai berikut:

  1. DDII Kota Bandung menyatakan siap berjihad dengan harta dan jiwa untuk menghadapi generasi penerus serta dan anak cucu PKI baik anak ideologis maupun biologis yang berkehendak serta mencoba menghidupkan kembali ajaran Komunisme di Indonesia.
  2. DDII Kota Bandung Menolak segala upaya pencabutan TAP MPR tentang pelarangan penyebaran ajaran Komunisme di Indonesia.
  3. DDII Kota Bandung mendesak agar Partai Politik yang selama ini menaungi para kader PKI agar segera bertaubat dan melakukan PAW terhadap kader PKI yang kini duduk di DPR RI.
  4. Menolak segala bentuk kerja sama dengan Pemerintahan Cina seperti pembiayaan 520 Triliun oleh Bank of China untuk BUMN, pinjaman 40 Triliun dari bank of Cina untuk Garuda, menolak mendatangkan jutaan imigran Cina ke tanah air karena akan mengancam tenaga kerja pribumi.
  5. Menyampaikan mosi tidak percaya kepada pemerintahan Jokowi-JK yang telah kehilangan trust (kepercayaan) dari dunia usaha sehingga menyebabkan krisis ekonomi yang membahayakan Negara.
  6. Menuntut kepada Presiden Jokowi agar segera mengundurkan diri dari jabatannya karena telah melakukan pembohongan publik dan tidak menepati janji-janjinya selama kampanye.
  7. Memohon dengan hormat agar MPR RI segera menyelenggarakan Sidang Paripurna untuk melakukan impeachment terhadap Jokowi-JK.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan semoga mendapat keridhaan dari Allah Subhanahu Wataala.

 

Ketua DDII Kota Bandung : Muchsin al-Fikri, S. Sos

Sekretaris DDII Bandung : Nono Mulyana, ST

Koorlap Aksi : Muhdan Firdaus Salam, S. Kom.I

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Lihat Juga

Ilusi Band: Islam Tidak Ajarkan Berbohong Meski Untuk Kebaikan