Home / Berita / Silaturahim / Seminar Agro Property, Peluang Emas Berbisnis Kayu Jabon

Seminar Agro Property, Peluang Emas Berbisnis Kayu Jabon

Seminar Agroproperty bertajuk peluang bisnis kayu Jabon yang diadakan oleh Pesantren Entrepreneur di Resto Taman Saung Marga Jaya, Bekasi, Sabtu (22/8/2015). (dakwatuna/Deasy LT)
Seminar Agro Property bertajuk peluang bisnis kayu Jabon yang diadakan oleh Pesantren Entrepreneur di Resto Taman Saung Marga Jaya, Bekasi, Sabtu (22/8/2015). (dakwatuna/Deasy LT)

dakwatuna.com – Berawal dari fenomena industri kayu sebagai salah satu sektor bisnis yang membantu perekonomian di Indonesia dan sebagai komoditas terbesar ketiga yang diperdagangkan di dunia. Industri kayu menjadi sebuah peluang bisnis yang memiliki usia bisnis panjang karena kebutuhan sangat besar akan kayu. Hal itu membuat Pesantren Entrepreneur mengadakan seminar Agro Property bertajuk bisnis kayu Jabon. Acara diadakan pada hari Sabtu (22/8/2015) di Resto Taman Saung Marga Jaya, Bekasi.

Seminar Agroproperty bertajuk peluang bisnis kayu Jabon yang diadakan oleh Pesantren Entrepreneur di Resto Taman Saung Marga Jaya, Bekasi, Sabtu (22/8/2015). (dakwatuna/Deasy LT)
Seminar Agro Property bertajuk peluang bisnis kayu Jabon yang diadakan oleh Pesantren Entrepreneur di Resto Taman Saung Marga Jaya, Bekasi, Sabtu (22/8/2015). (dakwatuna/Deasy LT)

Seminar turut menghadirkan empat tokoh praktisi yang kompeten di bidang seluk beluk budi daya dan bisnis kebutuhan perkayuan di Indonesia, khususnya kayu jabon yakni Irdika Mansur pakar Agroforestry dan direktur SEAMEO – BIOTROP, Salmin Ja’far pengusaha properti sukses bernuansa Islami berpengalaman 20 tahun, Joko Pitoyo pemilik CV. Abadi Wood Industri, Ekspotir Kayu Sukses berpengalaman 15 tahun di dunia industri kayu olahan, serta Bagus Hernowo CEO Pesantren Entrepreneur, Spiritual Business Motivator.

Bagus Hernowo yang ditemui di sela-sela acara mengatakan bahwa bisnis kayu Jabon merupakan potensi Investasi berbalur sedekah dengan nama SENJA, Sedekah Nanam Jabon. Ini menjadi program Financial Planing – perencanaan keuangan yang menjanjikan di masa depan. Melalui jenjang 5 tahun jangka masa panen pohon jabon menjadi nilai tambah yang produktif sesuai dengan karakter bisnis Agro yang dapat diperbaharui.

Irdika Mansur menambahkan di mana peluang bisnis ini sangat mampu menggairahkan devisa negara, namun belum banyak masyarakat penggiat Investasi melirik peluang ini sebagai lahan baru yang menyegarkan. Sedangkan kebutuhan industri perkayuan dalam negeri masih sangat jauh dari kebutuhan deman yang mencapai 73 juta meter kubik per tahunnya. Saat ini majalah TRUBUS mengkalkulasi baru 34 juta meter kubik saja kebutuhan kayu nasional terpenuhi per tahunnya. Inilah yang mendorong Kementerian Kehutanan untuk segera menghentikan penebangan liar dan melestarikan kembali lahan “Aforestasi” atau budi daya hutan tanaman guna memenuhi kebutuhan masyarakat industri perkayuan. Budi daya pohon jabon yang berbasis hutan rakyat. Berbagai pilihan jenis dan alasan memilih tumbuhan Jabon sebagai peluang bisnis.

Seminar Agroproperty bertajuk peluang bisnis kayu Jabon yang diadakan oleh Pesantren Entrepreneur di Resto Taman Saung Marga Jaya, Bekasi, Sabtu (22/8/2015). (dakwatuna/Deasy LT)
Seminar Agro Property bertajuk peluang bisnis kayu Jabon yang diadakan oleh Pesantren Entrepreneur di Resto Taman Saung Marga Jaya, Bekasi, Sabtu (22/8/2015). (dakwatuna/Deasy LT)

Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore ini dihadiri pula oleh Fadly – Padi, sebagai Duta Go Green Pesantren Entrepreneur. Ia mengatakan dengan optimis bahwa program ini sangat pionir sejalan dengan kewajiban seorang manusia menjadi khalifah di muka bumi ini, yaitu mengatur keberlangsungan ekosistem yang stabil di alam semesta sesuai tuntunan Allah SWT.

“Dengan berinvestasi Jabon kita akan mendapat 3 hal yakni sebagai nilai investasi, melakukan penghijauan dan melakukan kebermanfaatan untuk umat. Itu yang terpenting,” ujarnya.

Selain itu, Fadly juga berpesan pada semua yang belum mengetahui lebih jauh mengenai kayu Jabon untuk segera mencari tahu, mendalami dan pahami filosofi komoditas  kayu bahwa ada barang dan ada manfaat. Sehingga tidak akan ragu untuk investasi kayu Jabon yang keuntungannya tidak hanya berupa profit hingga 500%  namun juga sebagai amal shalih dalam mendukung 1000 yatim dhuafa menghafal Quran di Pesantren Entrepreneur Miftahul Falah, Cianjur.

Di akhir penutupan acara, hadir pula Wakil walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu yang sangat apresiasi  terhadap seminar Agro Property ini. Menurutnya program ini sejalan dengan gerakan pemerintah kota mengusung go green sebagai program pembangunan kota yang sehat dan segar. Dan semoga dengan penanaman Jabon bisa menjadi solusi dalam mengatasi masalah sampah di kota Bekasi. (Deasy LT/dakwatuna/hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Deasy Lyna Tsuraya
Fulltime mother yang sedang asyik mengurus seorang putra, senang menulis dan mengembangkan kemampuan diri menjadi seorang pembicara atau moderator acara kemuslimahan. Mengisi kesehariannya dengan mengelola web islami dan usaha Rumah Koleksi Antaradin yang bergerak di bidang fashion islami.

Lihat Juga

Financing Current Assets (Pendanaan Aktiva Lancar)

Organization