Home / Berita / Nasional / Bambang Sudibyo Diangkat Sebagai Ketua Umum Baznas 2015-2020

Bambang Sudibyo Diangkat Sebagai Ketua Umum Baznas 2015-2020

Mantan Menkeu Bambang Sudibyo ditunjuk sebagai Ketua Umum Baznas 2015-2020.  (kompas.com)
Mantan Menkeu Bambang Sudibyo ditunjuk sebagai Ketua Umum Baznas 2015-2020. (kompas.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Bambang Sudibyo akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk periode 2015-2020 menggantikan KH. Didin Hafiduddin yang telah menjabat selama dua periode.

Bambang Sudibyo pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan pada Kabinet Persatuan Nasional, dalam periode 1999-2000. Pria kelahiran Temanggung, Jawa Tengah pada 8 Oktober 1952 tersebut, juga pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan Nasional periode 2004-2009.

Sementara untuk posisi Wakil Ketua Umum dijabat oleh  Zainulbahar Noor yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Yordania.

Dilansir dari republika.co.idKepengurusan Baznas periode 2015-2020 ini terdiri dari 11 anggota. Mereka  terdiri dari delapan orang yang berasal dari unsur masyarakat, dan tiga orang yang berasal dari tiga orang unsur pemerintah.

Nama-nama lain, Mundzir Suparta pernah menjabat sebagai Irjen Kementerian Agama, serta KH Masdar Farid Mas’udi pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PBNU.

Anggota lainnya, Ahmad Satori Ismail yang merupakan Ketua Umum Ikatan Pengurus Ikatan Dai Indonesia, Emmy Hamidiyah yang merupakan Direktur Eksekutif Badan Amil Zakat Nasional serta Irsyadul Halim, Ketua Majelis Wakaf Muhammadiyah.

Kemudian, ada Nana Mintarti Direktur Pengembangan Dompet Dhuafa, Machasin Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Nuryanto yang menjabat  Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Dalam Negeri serta Astera Primanto Bakti sebagai Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara Kementerian Keuangan.

Sementara, Ketua Umum Baznas 2010-2015 Prof KH Didin Hafidhuddin berharap jika kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional yang baru dapat meningkatkan kualitas yang sudah terjaga.

Ia juga menekankan kalau kepengurusan yang baru, diharapkan bisa meningkatkan kualitas dalam bidang pengelolaan zakat itu sendiri, agar lebih bermanfaat sebagai mitra pemerintah dalam membantu menyejahterakan masyarakat.

“Saya berharap agar ditingkatkan lagi pengelolaan zakat,” pungkasnya.

Prof KH Didin Hafidhuddin sendiri baru saja mendapat anugrah bintang jasa utama dari pemerintah bersama dengan 45 orang penerima penghargaan lainnya.

Dikutip dari antaranews.com, Didin mengatakan penghargaan ini mempunyai arti yang mendalam bagi dirinya dan Baznas secara umum, karena hal ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah terhadap kegiatan Baznas dan dunia perzakatan nasional dalam upaya menyejahterakan masyarakat, terutama kaum dhuafa.

“Mudah-mudahan BAZNAS ke depan akan lebih baik dan lebih meningkat kualitas maupun kuantitas programnya,” kata Didin. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Inisiatif Zakat Indonesia Raih Anugerah LAZ Terbaik 2018

Organization