Home / Berita / Nasional / DPR Apresiasi Program Riil Menteri Susi untuk Nelayan

DPR Apresiasi Program Riil Menteri Susi untuk Nelayan

Anggota Komisi III DPR RI, Almuzzammil Yusuf
Anggota Komisi IV DPR RI, Almuzzammil Yusuf

dakwatuna.com – Pesawaran. Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ALmuzzammil Yusuf, dalam kunjungan resesnya ke Pulau Kahawang, Kabupaten Pesawaran, baru-baru ini, mengapresiasi komitmen Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti terkait kebijakan dalam memprioritaskan anggaran untuk pelaksanaan program-program riil yang langsung bersentuhan dengan nelayan dan budidaya ikan, dibandingkan dengan pembangunan infrastruktur kelautan.

Muzzammil menjelaskan, ada yang menyebut Indonesia memiliki garis pantai dengan panjang sekitar 54.673 kilometer, adapula yang menyebut 81 ribu kilometer. Sementara, Provinsi Lampung memiliki garis pantai sepanjang 1.105 kilometer dan Kabupaten Pesawaran sendiri memiliki garis pantai sepanjang 96 kilometer. Ternyata, lanjut Muzzammil, untuk mengcover kebutuhan sektor maritim di Indonesia yang bergaris pantai yang panjang itu, Menteri Kelautan dan Perikanan telah mengajukan anggaran 2016 sebesar 30 trilyun, atau tiga kali lipatnya dari APBN 2015 dan Perubahannya sebesar 10,5 trilyun. Walaupun baru 25 trilyun yang telah disetujui oleh DPR dan Kementerian Keuangan.

“Anggaran 25 trilyun tersebut akan dipergunakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan bagi pelaksanaan program-program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat khususnya nelayan dan pembudidaya ikan,” kata Muzzammil, dalam siaran persnya kepada dakwatuna.com, Selasa (4/8).

Muzzammil mengemukakan, dengan anggaran 25 trilyun tersebut, dirinya mengupayakan agar ada program yang dapat masuk ke Kabupaten Pesawaran, sehingga nelayan dan pembudidaya ikan di Pesawaran mendapatkan kemanfaatan dari anggaran negara tersebut. Sebab, tambah Muzzammil, dirinya melihat potensi pesawaran di sektor kelautan dan perikanan sangat bagus. Apalagi, menurutnya, jika dikelola secara professional dan berdimensi industri.

“Industri yang terkait dengan sektor kelautan dan perikanan, sudah seharusnya makin di dorong karena sangat prospektif, baik industri pariwisata, industri pembuatan kapal dan alat tangkap, serta industri pengolahan hasil tangkapan,” ujar Fraksi PKS MPR RI itu.

Diketahui, masa reses sidang ke-IV DPR RI yang dimulai 25 Juli sampai dengan 14 Agustus 2015 ini, Muzzammil telah melaksanakan beberapa agenda kegiatan. Diantaranya bertatap muka dengan konstituen di 8 kota/kabupaten sebagai daerah pemilihannya. Sementara, untuk di Pesawaran Muzzammil melaksanakan kunjungan di seputar wilayah pantai dengan melakukan agenda pertemuan dengan tokoh dan masyarakat setempat. Dalam agenda itu, Muzzzammil menyampaikan motivasi kepada siswa peserta Masa Orientasi Siswa (MOS) SMA Pahawang serta monitoring destinasi wisata nasional di Pulau Pahawang. (abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Dubesnya Diusir Erdogan, Israel Ogah Tunjuk Dubes Baru untuk Turki

Organization