Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Etihad Airways Dituntut 3 Miliar Gara-gara Penumpang ‘Gendut’

Etihad Airways Dituntut 3 Miliar Gara-gara Penumpang ‘Gendut’

Maskapai Etihad Airways (bbc.co.uk)
Maskapai Etihad Airways (bbc.co.uk)

dakwatuna.com – Uni Emirat Arab. Seorang penumpang pesawat warga Australia, yang mengaku menderita sakit punggung karena didudukkan disamping pria kelebihan berat badan, menuntut maskapai Uni Emirat Arab, Etihad Airways.

Sebagaimana dilansir BBC (31/7/2015), James Bassos mengatakan dirinya harus membengkokkan badannya agar tidak menyentuh sesama penumpang dalam penerbangan selama 14 jam dari Uni Emirat Arab menuju Sydney, Australia.

Dia mengatakan perjalanan tersebut menyebabkan cedera punggung dan Bassos menuntut ganti rugi maskapai itu senilai 227 ribu dolar AS (atau sekitar 3 miliar rupiah. Etihad menegaskan akan tetap menolak kasus tersebut.

“Bassos akan menghadapi pemeriksaan kesehatan pada bulan Desember 2015. Kami meyakini masalah ini segera terselesaikan,” demikian pernyataan perusahaan maskapai penerbangan tersebut.

Etihad telah berusaha menggagalkan kasus yang diadukan pada tahun 2012 itu agar tidak diajukan ke pengadilan. Tetapi hakim menolak permintaan tersebut pada hari Kamis (30/7/2015) dan memerintahkan Bassos untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Perancang beumur 38 tahun dari Brisbane tersebut mengatakan dirinya harus memelintir tubuhnya agar tidak menyentuh penumpang “terlalu gendut” yang mengganggu kursinya. Setelah selama lima jam merasakan rasa sakit dan ketidaknyamanan, dia meminta untuk dipindahkan, tetapi Etihad mengatakan pesawat penuh.

Akhirnya Bassos diizinkan duduk di kursi awak pesawat di bagian belakang pesawat, tetapi harus kembali ke kursinya saat mendarat. (bbc/rem/dakwatuna)

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Pasien Korban Vaksin Palsu Bisa Menuntut Ganti Rugi

Figure
Organization