Home / Berita / Daerah / Banyak Rumah Ibadah Tanpa Izin, Ahok Minta SKB 2 Menteri Dicabut

Banyak Rumah Ibadah Tanpa Izin, Ahok Minta SKB 2 Menteri Dicabut

Ahok meminta agar SKB 2 Menteri dicabut karena diduga menjadi penyebab banyaknya rumah ibadah yang tak berizin. (kompas.com)
Ahok meminta agar SKB 2 Menteri dicabut karena diduga menjadi penyebab banyaknya rumah ibadah yang tak berizin. (kompas.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Banyaknya bangunan dan rumah ibadah di Jakarta yang berdiri di lahan ilegal bahkan kadang bangunan yang dibangun juga tak memiliki izin membangun mendapat sorotan dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Soal banyaknya pembangunan rumah ibadah tanpa surat izin, diduga Ahok karena salah satu pasal yang tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 Menteri nomor 8 dan 9 Tahun 2006.

SKB 2 Menteri itu, menurut Ahok, bertentangan dengan UUD 1945. Karenanya, kata Ahok, sudah saatnya SKB 2 Menteri itu dicabut dan tak lagi dipakai.

“SKB 2 Menteri bertentangan dengan UUD 1945, itu yang menjadi masalah. Bagaimana bisa rumah ibadah (sebuah agama) mendapatkan izin dari mayoritas (yang beragama berbeda)? Seharusnya dicabut saja peraturan itu,” kritik Ahok di Balai Kota DKI Jakarta seperti dikutip dari merdeka.com, Sabtu (25/7/15).

Ahok menyebut selama ini banyak rumah ibadah yang kesulitan mendapatkan IMB, karena belum memperoleh KTP yang diharuskan dalam SKB 2 Menteri itu. Itulah yang menyebabkan banyaknya kasus penyerangan aliran agama atau kepercayaan lain yang dituduh sesat, serta sejumlah protes pembongkaran terhadap rumah-rumah ibadah yang berada di wilayah pemukiman.

“Prinsipnya harus dicabut SKB 2 menteri ini. Karena SKB itulah yang suka dipakai oleh sekelompok kecil orang intoleransi untuk menyerang kelompok lain,” bebernya.

Salah satu yang sedang hangat dibicarakan adalah rencana Pemrov DKI membongkar Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di wilayah Jatinegara, Jakarta Timur yang rencananya akan dibongkar hari ini, Sabtu (25/7/15).

Dikutip dari republika.co.id, Ahok mengatakan Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Jatinegara, Jakarta Timur harus tetap dibongkar. Pembongkaran mesti dilakukan, kata Ahok, apabila Gereja itu tidak memiliki izin.

Basuki mengaku sudah memberikan arahan kepada Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana. Pendirian Gereja, kata dia, seharusnya memiliki izin yang sesuai dengan aturan.

“Saya sudah kasih tau Wali Kota kalau dia gak ada izin kalau memang sudah lama, ya dibuat izin. Tapi kalau dia tidak buat izinnya, melanggar, ya harus kami bongkar,” kata Ahok, Rabu (22/7) malam.

Ia pun menegaskan bahwa pembongkaran gereja dilakukan tidak berdasarkan tekanan dari pihak mana pun. Pemerintah Provinsi (Pemprov) hanya menjalankan pembongkaran sesuai dengan aturan

Dalam SKB 2 Menteri nomor 8 dan 9 Tahun 2006, Pasal 14 tentang pendirian Rumah Ibadat dijelaskan:

(1) Pendirian rumah ibadat harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis bangunan gedung.

(2) Selain memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pendirian rumah ibadat harus memenuhi persyaratan khusus meliputi:

a. Daftar nama dan Kartu Tanda Penduduk pengguna rumah ibadat paling sedikit 90 (sembilan puluh) orang yang disahkan oleh pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (3),

b. Dukungan masyarakat setempat paling sedikit 60 (enam puluh) orang yang disahkan oleh lurah/kepala desa,

c. Rekomendasi tertulis kepala kantor departemen agama kabupaten/kota, dan 

d. Rekomendasi tertulis FKUB kabupaten/kota.

(3) Dalam hal persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a terpenuhi sedangkan persyaratan huruf b belum terpenuhi, pemerintah daerah berkewajiban memfasilitasi tersedianya lokasi pembangunan rumah ibadah.

(sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Interpol Batalkan Seluruh Tuntutan Terhadap Syaikh Yusuf Qaradhawi