Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Didakwa Melempar Batu, Israel Siksa Anak-Anak Palestina di Penjara

Didakwa Melempar Batu, Israel Siksa Anak-Anak Palestina di Penjara

Anak Palestina korban penyiksaan Zionis Israel.  (knrp.org)
Anak Palestina korban penyiksaan Zionis Israel. (knrp.org)

dakwatuna.com РRamallah.  Organisasi internasional Human Right Wacht (HRW) menegaskan, pasukan Israel menggunakan kekerasan yang tidak dibenarkan secara hukum dan kemanusiaan terhadap anak-anak Palestina di bawah umur, sebagian masih berusia 11 tahun saat mereka ditangkap dan diinvestigasi di penjara dan pusat keamanan.

HRW menjelaskan dalam laporannya hari ini Senin (20/7/15), dikutip dari knrp.org,  pihaknya mengadakan sejumlah wawancara dengan empat anak laki-laki dan satu bocah perempuan Palestina yang usianya antara 11-15 tahun dan berkesimpulan bahwa pasukan Israel menangkap mereka di wilayah Tepi Barat dan Al-Quds selama Maret hingga Desember 2014 dalam sejumlah peristiwa terpisah dengan dakwaan melempar batu.

Laporan menegaskan, anak-anak Palestina itu memberikan kesaksian dan versi cerita tentang pelanggaran yang dilakukan pasukan Israel saat mereka ditangkap dan diintrogasi oleh pasukan Israel. Tim HRW telah melihat gambar fotografi dan bekas pukulan di badan salah satu anak-anak tersebut yang sesuai dengan versi cerita dan kesaksian itu.

Sementara itu, kepala pelaksana unit Timur Tengah dan Afrika Selatan di HRW Sarah Lia Waitson menegaskan, pasukan Israel melakukan perlakuan buruk terhadap anak-anak Palestina bahkan sangat mengerikan. Tindakan Israel itu tidak menghormati hak anak dan bahkan tidak mengharai undang-undang di Amerika, yang merupakan negara terbesar penyumbang militer Israel. Negara pendukung itu harus menekan Israel.

Zionis Israel bukan hanya menangkap anak-anak, tapi juga para wanita palestina. (baca: Dalam Enam Bulan Terakhir, Sebanyak 139 Wanita Palestina Ditangkap Israel)

Lembaga Kajian Tawanan Palestina dalam laporannya menyebutkan, sepanjang 6 bulan terakhir pihak penjajah Israel telah menangkap 139 perempuan Palestina. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Grand Launching SALAM Teknologi Solusi Aman Covid-19 untuk Masjid

Figure
Organization