Home / Berita / Internasional / Afrika / Setelah Dicekal dan Dilarang Imami Shalat, Kini Aset Syaikh Jibril Akan Disita

Setelah Dicekal dan Dilarang Imami Shalat, Kini Aset Syaikh Jibril Akan Disita

Syaikh Muhammad Jibril. (fj-p)
Syaikh Muhammad Jibril. (fj-p)

dakwatuna.com – Kairo. Komisi pembekuan dan penyitaan aset Ikhwanul Muslimin sedang membahas surat pengaduan yang diajukan Partai Kami Rakyat yang meminta pembekuan dan penyitaan harta milik Syaikh Muhammad Jibril, imam Masjid Amru bin Ash.

Menurut Partai Kami Rakyat, yang baru dibentuk dan dinilai banyak pihak dekat dengan intelijen Mesir, seperti lansir Islammemo Sabtu (18/7/2015) kemarin, banyak sekali bukti yang menguatkan keanggotaan Syaikh Jibril dalam jamaah Ikhwanul Muslimin. Aset Syaikh Jibril, menurut aduan, harus disita karena sangat mungkin digunakan untuk mendanai aksi-aksi ‘terorisme’ jamaah Ikhwanul Muslimin.

Departemen wakaf memang telah mengeluarkan keputusan melarang Syaikh Jibril menjadi imam, bukan hanya di Masjid Amru bin Ash, tapi juga di seluruh masjid di Mesir. Bahkan negara-negara Arab yang biasa mengundangnya akan diminta tidak tidak lagi mengundangnya untuk menjadi imam.

Dalam doa qunutnya pada malam ke-27 Ramadhan di masjid terbesar dan tertua di Mesir, Masjid Amru bin Ash, Syaikh Muhammad Jibril mendoakan agar para penguasa yang kejam dan zhalim dilaknat oleh Allah Taala. Hal ini, menurut menteri wakaf, Muhammad Mukhtar Jumah, adalah penghinaan terhadap negara dan sangat membahayakan kepentingan nasional. (msa/dakwatuna)

Sumber: Islammemo

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Seratusan Pengacara di London Minta Penyelidikan Internasional untuk Kematian Mursi

Organization