Topic
Home / Berita / Nasional / Perbolehkan Takbir Keliling, MUI: Gunakan Pakaian Putih dan Niatkan Sebagai Ibadah

Perbolehkan Takbir Keliling, MUI: Gunakan Pakaian Putih dan Niatkan Sebagai Ibadah

Ilustrasi - Takbir keliling di Banda Aceh, saat Idul Adha 1433 H. (aneuk-cabak.blogspot.com)
Ilustrasi – Takbir keliling di Banda Aceh, saat Idul Adha 1433 H. (aneuk-cabak.blogspot.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau warga yang melakukan takbir keliling untuk mengenakan pakaian putih. Hal ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI Amirsyah Tambunan, di Jakarta, Rabu (15/7).

“Kami imbau juga peserta takbiran nanti gunakan pakaian putih, supaya kelihatan mana yang mau takbiran mana yang tidak,” ujarnya, seperti yang dilansir okezone.com, Rabu (15/7).

Malam takbiran, lanjutnya, adalah wujud syukur seorang Muslim dengan melakukan syiar Islam dan mengagungkan asma Allah SWT. Sehingga harus dilakukan dengan ikhlas.

“Substansi malam takbiran adalah wujud syukur dengan melakukan syiar dengan ucapan Allahu Akbar. Saya kira, kalau niat tulus dan ikhlas jamaah nanti akan bisa lancar takbirannya,” ujarnya.

Menurut Amir malam takbiran nanti harus diniatkan ibadah agar tak sia-sia. “Jadi, jangan sampai amal ibadah kita nanti jadi amal yang salah, harus jadi amal saleh ya,” terangnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengimbau warga melakukan takbir keliling untuk tidak menodai malam takbiran dengan hura-hura.

Khafifah menambahkan, kendati hal tersebut merupakan tradisi namun masyarakat harus tetap memperhatikan etika saat melaksanakan takbir keliling. Menurutnya, selama takbir keliling dilakukan dalam lingkup tertentu maka hal itu diperbolehkan.

“Tapi mestinya bagaimana dipersepsikannya dan tidak dinodai dengan hal-hal yang bisa merusak, seperti hura-hura dan perbuatan tidak terpuji,” jelasnya, seperti yang dilansir okezone.com, Rabu (15/7). (abr/dakwatuna) [Baca juga: Dianggap Ganggu Ketertiban dan Keselamatan, Beberapa Daerah ini Larang Takbir Keliling]

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization