Home / Berita / Nasional / Kamis, UEA dan Saudi Lakukan Sidang Itsbat

Kamis, UEA dan Saudi Lakukan Sidang Itsbat

Sidang itsbat di Kantor Kementerian Agama di Jakarta pada hari Selasa (16/6/2015), untuk menentukan awal Ramadhan 1436 H. (twitter.com/Kemenag_RI)
Sidang itsbat di Kantor Kementerian Agama di Jakarta pada hari Selasa (16/6/2015), untuk menentukan awal Ramadhan 1436 H. (twitter.com/Kemenag_RI)

dakwatuna.com – Abu Dhabi.  Menteri Kehakiman Uni Emirat Arab (UEA), Sultan bin Saeed al Badi, mengatakan pihaknya akan membentuk sebuah komite untuk menetapkan berakhirnya bulan suci Ramadan 1436 Hijriah.

Seperti diberitakan Emirates24/7,  dikutip dari okezone.com, Rabu (15/7/15), komite itu akan mengadakan pertemuan dengan perwakilan UEA dan Arab Saudi pada Kamis 16 Juli 2015, tepatnya setelah Salat Magrib. Pertemuan tersebut akan berlangsung di Departemen Kehakiman di Abu Dhabi.

Dewan Kehakiman Agung Arab Saudi juga akan hadir dalam pertemuan penetapan 1 Syawal 1436 Hijriah itu.

Sebagaimana diketahui, sejumlah umat Islam di Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Serikat (AS) sedang menanti keputusan kapan hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah.

Seperti halnya UEA dan Arab Saudi, dikutip dari antaranews.com, Pemerintah Indonesia akan menyelenggarakan sidang penetapan (itsbat) hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah/2015 Masehi pada 16 Juli dengan mengundang perwakilan ormas Islam, ahli astronomi dan tamu penting lainnya.

“Jadi terkait dengan penetapan isbat kapan 1 Syawal, pemerintah akan mengadakan sidang itsbat dengan mengundang tokoh agama dan ahli astronomi tanggal 16 Juli,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di rumah dinasnya, area Widya Chandra, Jakarta. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Besok, Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadhan dan Rukyatul Hilal di 34 Provinsi