Topic
Home / Berita / Nasional / Rumah Penyidik KPK Diteror Benda Mirip Bom

Rumah Penyidik KPK Diteror Benda Mirip Bom

Personel Gegana dari Polda Metro Jaya memeriksa benda yang mencurigakan di depan rumah penyidik KPK di Bekasi. (Liputan6.com/Rahmat Hidayat)
Personel Gegana dari Polda Metro Jaya memeriksa benda yang mencurigakan di depan rumah penyidik KPK di Bekasi. (Liputan6.com/Rahmat Hidayat)

dakwatuna.com – Jakarta.  Seorang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan telah mendapat teror dari pihak yang tidak dikenal. Teror yang dialami penyidik tersebut yakni berupa ancaman bom di kediamannya.

Pelaksana Tugas Pimpinan KPK, lndriyanto Seno Adji, mengaku mendapat laporan mengenai teror yang dialami salah satu penyidiknya tersebut. Penyidik tersebut telah melaporkan ke kepolisian.

“Saya mendapat laporan itu, dan penyidik yang bersangkutan sudah melaporkan kepada Kepolisian setempat untuk mengusut pelakunya dan motif yang melatarbelakangi intimidaasi tersebut,” ujar Indriyanto saat dikonfirmasi viva.co.id, Senin 9 Juli 2015.

Menurut lndriyanto, polisi masih mendalami laporan terkait adanya intimidasi tersebut. Dia mengaku mempercayai semua proses kepada Kepolisian.

“Ditunggu hasil pengusutannya saja dan kami percayakan kepada Kepolisian setempat,” ujar lndriyanto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, teror berupa ancaman bom dialami oleh seorang penyidik KPK di sebuah perumahan di Jakamulya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Penyidik tersebut mendapat ancaman teror bom itu, sekira pukul 23.00 WIB pada Minggu malam. Mendapat ancaman tersebut, penyidik itu langsung melaporkan kepada Kepolisian. Pihak kepolisian setempat langsung berkoordinasi dan melakukan pengamanan dengan memanggil Tim Gegana.

Polri sudah menerjunkan tim gegana untuk menyelidiki dugaan ditemukannya benda mirip bom di rumah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diketahui bernama Kompol Apip Julian Miftah (AJM). Rumah anggota Polri yang berada di Perumahan Mediterania, Jakamulya, Bekasi Selatan, Jawa Barat.

Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan, saat ini tim Gegana Polri tengah memeriksa benda tersebut. “Kita sedang dalami, dari tim Gegana,” kata Budi di Mabes Polri, dikutip dari jpnn.com, Senin (6/7/15).

Namun, ia mengatakan, belum ada kesimpulan mengenai bom, motif maupun pelaku yang menyimpan benda tersebut. “Masih kami selidiki,” kata pria yang akrab disapa Buwas ini. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Lantunan Bela Sungkawa dari 20 Ribu Kader PKS untuk Korban Teror

Organization