Home / Berita / Internasional / Asia / Setahun Lalu Diselamatkan dari Puing Rumahnya, Gadis Palestina Ini Masih Bisa Raih Nilai Rata-rata 98.1

Setahun Lalu Diselamatkan dari Puing Rumahnya, Gadis Palestina Ini Masih Bisa Raih Nilai Rata-rata 98.1

Hanan Abdel Gaffar. (Al-Quds)
Hanan Abdel Ghafur. (Al-Quds)

dakwatuna.com – Gaza. Di bulan Ramadhan setahun lalu, seorang gadis Palestina, Hanan Abdel Ghafur, diselamatkan dari puing-puing rumahnya yang hancur dibom Israel. Hanan selamat dari kematian dengan hal yang menakjubkan.

Kemarin, Ahad (5/7/2015), Hanan merayakan prestasi menakjubkan juga dalam ujian sekolah menengah. Rata-rata nilainya adalah 98.1, dan siap melanjutkan kuliah di fakultas kedokteran.

Rumah Hanan yang sangat sederhana di Khan Yones hancur dibom militer Israel, Ramadhan tahun lalu, tepatnya 23 Juli 2014. Sebuah roket yang diluncurkan dari pesawat tempur Israel berhasil meratakan rumahnya dengan tanah. Saat ini Hanan berada di dalam rumah, sehingga keruntuhan rumahnya.

Untungnya, Hanan, ayah dan ibunya berhasil diselamatkan dengan proses yang sanga dramatis. Mereka segera dilarikan ke rumah sakit, dan selamat.

Selesai perang yang berlangsung 51 hari itu, penderitaan Hanan belum berakhir. Dia dan kelaurganya hidup tanpa rumah. Selama 6 bulan, berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Hingga akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumahnya yang hancur setelah diperbaiki beberapa bagiannya.

Hingga kini rumahnya belum sempurna dibangun kembali. Israel dengan politik kejamnya mengebargo Jalur Gaza, sehingga bahan-bahan bangunan tidak bisa masuk.

Dalam keadaan seperti ini, Hanan tidak mau menyerah begitu saja. Sebagai pelajar, tekad dan semangatnya meraih prestasi tidak pupus. Hingga akhirnya mendapatkan prestasi yang sangat istimewa tersebut. (msa/dakwatuna)

Sumber: Al-Quds

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Sssttt… Ternyata Prajurit Zionis Takut Baku Tembak Lawan Warga Palestina

Organization