Topic
Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Imanan Ihtisaban

Imanan Ihtisaban

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ilustrasi. (mezoomar.deviantart.com)
Ilustrasi. (mezoomar.deviantart.com)

dakwatuna.com – Ikhwatal iman…

Agar Ramadhan kita optimal, Rasulullah SAW memberikan arahan kepada kita agar shiam dan seluruh rangkaian ibadah yang ada di dalamnya harus di mulai dan ada dalam bingkai imanan ihtisaban, di mana dalam seluruh rangkaian ibadah dan ketaatan kita bahwa ridha dan pahala di sisi Allah yang menjadi alasan utamanya.

Apa saja yang harus kita ihtisab..?

Pertama tentu saja seluruh amalan wajib kita.

Kedua, amalan-amalan sunnah baik amalan sunnah yang terkait langsung dengan ibadah shiam kita berupa; menyegerakan berbuka, qiyamurramadhan, sahur, memberi makan orang yang berpuasa, banyak berdoa terutama menjelang buka puasa.

Tentu saja amalan sunnah yang tak kalah pentingnya untuk kita ihtisab adalah amalan sunnah yang seluruh ulama sepakat akan keutamaannya yaitu interaksi intens dengan Al-Quran.

1. Kita ihtisab dari sisi intensitasnya.

الصّيام والقرآن يشفعان للعبد يوم القيامة يقول الصّيام : أي ربّ منعته الطّعام والشهوة , فشفّعني فيه ويقول القرأن : منعته النّوم باللّيل , فشفّغني قال : فيشفّعان

Puasa dan Al-Quran akan memberikan syafaatnya kepada seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata, ‘Wahai Rabb, aku telah menahannya dari makanan dan syahwat pada siang hari, maka berilah izin kepadaku untuk memberikan syafaat kepadanya.’ Al-Quran berkata, ‘Aku telah menahannya dari tidur pada malam hari, maka berilah saya izin untuk memberikan syafaat kepadanya.’ Keduanya dapat izin untuk memberikan syafaatnya.” (hadits shahih riwayat Ahmad).

Hadits di atas menjelaskan, sebagaimana puasa yang akan memberikan pertolongan karena telah mencegah dari makan dan syahwat, maka interaksi dengan Al-Quran yang akan memberikan syafaat adalah yang telah menahan dari tidur malam, yaitu interaksi dengan Al-Quran yang sudah mengambil sebagian jatah tidur kita.

2. Ihtisab dari sisi jenis interaksinya.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ:

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ, إِنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلاَم كَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ سَنَةٍ فِي رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ فَيَعْرِضُ عَلَيْهِ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu , dia berkata:

Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam adalah orang yang paling dermawan dalam hal kebaikan. Beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan. Sesungguhnya malaikat Jibril AS bertemu dengan beliau setiap tahun pada bulan Ramadhan sampai selesai. Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam membaca Al-Quran di hadapannya. Saat Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bertemu dengan malaikat Jibril, maka beliau adalah orang yang paling dermawan dalam hal kebaikan melebihi angin yang berhembus. (Shahih Muslim)

Menurut ulama kita, berdasarkan hadits di atas, ada tiga sunnah berkaitan dengan interaksi kita dengan Al-Quran di bulan Ramadhan:

  1. Sunnatul khatmi (sunah mengkhatamkan Al-Quran).
  2. Sunnatu ‘ardlil Quran (sunnah menghadapkan/mempresentasikan hafalan Al-Quran).
  3. Sunnatu at-tadarus (sunah mengkaji dan saling mempresentasikan hasil kajian Al-Quran).

Untuk sunah pertama mungkin kita sudah terbiasa, maka mari kita bercita-cita untuk bisa melaksanakan sunah kedua dan ketiga sebagai cita-cita imani kita.

Ketiga yang harus kita ihtisab adalah ibadah maaliyah kita.

Betapa keutamaan bersedakah di bulan Ramadhan, dan betapa dermawannya Rasulullah di bulan Ramadhan.

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Avatar
Direktur Lembaga Quran Al Furqan Bangkala.

Lihat Juga

Keimanan Adalah Keberpihakan

Figure
Organization