Home / Berita / Daerah / Waspada, Ada Makanan Takjil Berbahaya

Waspada, Ada Makanan Takjil Berbahaya

Ilustrasi makanan takjil. (sindonews)
Ilustrasi makanan takjil. (sindonews)

dakwatuna.com – Jakarta. Menjamurnya pedagang makanan menjadi hal biasa ketika datang bulan Ramadhan. Para pedagang makanan ini mudah kita jumpai di sepanjang jalan ketika menjelang sore hari, terlebih di DKI Jakarta. Misalnya, tempat yang sudah tak asing lagi untuk membeli berbagai jenis makanan untuk berbuka di DKI Jakarta adalah di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat.

Namun, kerap ditemukan makanan yang dijajakan justru tidak sehat, seperti mengandung bahan kimia atau bahan pengawet dan pewarna tekstil. Karena itu, untuk memastikan apakah makanan yang dijajakan pedagang aman untuk dikonsumsi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menggelar inspeksi mendadak (sidak) bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Dari hasil sidak, ternyata 10 persen makanan yang dijajakan di Benhil berbahaya, karena mengandung zat yang bisa mengakibatkan kanker. Ditemukan formalin dan boraks seperti pada mi, asinan, kerupuk, cendol dan kolang-kaling.

“Selain itu juga ada pewarna tekstil yang bisa memicu kanker dan menyerang hati,” kata Kepala BPOM DKI di Pasar Benhil Jakarta Pusat, Dewi Prawitasari dalam laman Berita Jakarta, sebagaimana yang dilansir tribunnews.com, Sabtu (27/6).

Menanggapi hal itu, Ahok meminta kepada Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) untuk segera menarik semua makanan berbahaya tersebut.

Sementara itu, menanggapi banyaknya makanan tidak sehat pada penjual makanan berbuka puasa, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dite Abimanyu mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perlu melakukan pengawasan dengan membentuk tim satuan bersama beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran barang konsumi di masyarakat.

“Semua barang kebutuhan masyarakat, khususnya makanan dan minuman harus terjamin jangan sampai ada bahan-bahan makanan atau minuman yang tidak layak konsumsi atau kadaluarsa, sehingga membahayakan masyarakat,” tegas Anggota DPRD DKI Komisi A Dite Abimanyu, di Gedung DPRD DKI Jakarta, dalam siaran persnya kepada dakwatuna.com, Ahad (28/6). [Baca: DPRD Minta Ahok Lindungi Warga Jakarta dari Makanan Berbahaya]

(abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization