Home / Berita / Nasional / Putusan MK Soal Pernikahan Beda Agama Mendapat Dukungan dari Menag

Putusan MK Soal Pernikahan Beda Agama Mendapat Dukungan dari Menag

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (selasar.com)
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (selasar.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin mendukung keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak permohonan uji materi Undang-Undang Perkawinan terkait pernikahan beda agama.

Menurut Lukman, putusan MK itu sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia yang religius. “Itu putusan yang patut kita syukuri, karena itu mencerminkan keindonesiaan kita,” kata Lukman saat ditemui di kantornya, Gedung Kemenag, dikutip dari viva.co.id, Selasa (23/6/15).

Di Indonesia, kata Lukman, pernikahan bukanlah persoalan hukum semata, tapi juga peristiwa yang sakral dan tidak bisa dipisahkan dari agama itu sendiri. “Bahkan pernikahan itu adalah ibadah,” ujar dia.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, pernikahan resmi mendapat pengakuan negara dengan dicatat dalam akta nikah negara dan dilakukan menurut agama yang bersangkutan.

Dikutip dari republika.co.id, Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji materi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang diajukan tiga orang konsultan hukum dan seorang mahasiswa. Dalam putusan tersebut Mahkamah menyatakan ketentuan keabsahan perkawinan sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) UU Perkawinan tidak bertentangan dengan UUD 1945.

“Mengadili, menyatakan menolak permohonan para Pemohon untuk seluruhnya,” ujar Ketua MK Arief Hidayat mengucapkan amar Putusan Perkara Nomor 68/PUU-XII/2014 didampingi tujuh hakim konstitusi lain, kecuali Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, di Ruang Sidang Pleno MK, Jakarta, Kamis (18/6).

Salah satu poin uji materi yakni Pasal 2 ayat (1) UU Perkawinan diajukan oleh lima mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia yakni, Damian Agata Yuvens, Rangga Sujud Widigda, Varida Megawati Simarmata, Anbar Jayadi, serta Luthfi Sahputra pada September 2014. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Referendum Mesir, Cara As-Sisi Untuk Berkuasa Hingga 2030

Organization