Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Di Balik Selimut Diri

Di Balik Selimut Diri

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (homefamilysite.com)
Ilustrasi. (homefamilysite.com)

dakwatuna.com

Terpandang terhormat paling bahagia

Begitu yang tampak seorang diri muslimah

Berjalan menundukkan pandangan tanpa angkuh

Ia genggam komitmen penjagaan diri dalam naungan Islam

Bukan perasaan paling mulia di antara wanita

Sungguh ia masih meratapi diri tiap malamnya

Ia masih menangis dalam diamnya

Ia menangis bersimpuh di hadapan Rabbnya

Tiap pandangan menyudutkannya

“Seperti apa kesempurnaan di balik kerudungnya”

“Indahkan dulu akhlak barulah kau kenakan hijab”

Ia muslimah menahan diri memohon ampunan

Kepada siapa ia menyerahkan diri dan niatnya

Selain pada Tuhannya

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Karyawan di sebuah Toko. Juga seorang mahasiswi di sebuah kampus di Bogor. Sekedar ingin beraspirasi untuk menulis syair dan puisi meski belum begitu mahir dalam bersyair. Bukan penulis, tapi bercita- cita menjadi penulis.

Lihat Juga

Didiskriminasi Saat Wawancara Kerja, Seorang Muslimah di Swedia Dapat Kompensasi

Organization